AS Telah Buktikan Dirinya Sebagai Pendukung Agresi Israel
-
Gholamali Khosrou
Iran mengutuk veto Washington atas draft resolusi di Dewan Keamanan PBB yang bertujuan membatalkan langkah Presiden AS Donald Trump mengakui Quds sebagai ibu kota Israel.
Duta Besar Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo, mengecam langkah tersebut pada Senin (18/12/2017), seraya menekankan bahwa ini adalah bukti bahwa AS merupakan pendukung utama pendudukan dan agresi rezim Tel Aviv.
"AS ingin menggagalkan penyelesaian krisis Palestina dari agenda PBB dengan memutarbalikkan fakta dan mengalihkan opini publik," katanya.
Ditambahkannya bahwa ini juga bukti permusuhan Washington terhadap Muslim dan dunia bebas.
Di lain pihak, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Ghassemi mengecam keputusan AS yang memveto usulan resolusi Mesir mengenai Baitul Maqdis.
Jubir kemlu Iran menilai sikap Washington tersebut bertentangan dengan spirit perdamaian dan keamanan internasional serta melanggar hak bangsa Palestina.
Pada Senin (18/12/2017), Amerika Serikat memveto draf resolusi usulan Mesir soal Quds, meski telah mendapat persetujuan dari 14 anggota Dewan Keamanan PBB.
Berdasarkan usulan Mesir, tanpa menyebut nama negara atau mengecam sebuah negara, menafikan segala bentuk upaya untuk mengubah kondisi Quds dan meminta semua negara untuk menolak relokasi kedutaan besar mereka menuju Quds.