Kerjasama Produksi Pertahanan, Babak Baru Hubungan Iran-Pakistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50053-kerjasama_produksi_pertahanan_babak_baru_hubungan_iran_pakistan
Menteri Pertahanan Republik Islam Iran dan Menteri Produksi Pertahanan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pakistan telah menandatangani nota kesepahaman kerjasama antarkedua negara. MoU ini ditandatangani Brigadir Jenderal Amir Hatami dan Rana Tanveer Hussain di Tehran, ibukota Iran, Rabu, 17 Januari 2018.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jan 18, 2018 12:52 Asia/Jakarta
  • Brigjen Amir Hatami, Menhan RII (kanan) dan Rana Tanveer Hussain.
    Brigjen Amir Hatami, Menhan RII (kanan) dan Rana Tanveer Hussain.

Menteri Pertahanan Republik Islam Iran dan Menteri Produksi Pertahanan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pakistan telah menandatangani nota kesepahaman kerjasama antarkedua negara. MoU ini ditandatangani Brigadir Jenderal Amir Hatami dan Rana Tanveer Hussain di Tehran, ibukota Iran, Rabu, 17 Januari 2018.

Pasca bertemu dengan Tanveer, Hatami mengatakan bahwa Iran dan Pakistan selain memiliki perbatasan bersama, juga mempunyai latar belakang dan kesamaan sejarah, budaya dan agama yang mendalam. Ia menambahkan, Pakistan memiliki posisi khusus dalam kebijakan luar negeri Iran di kawasan.

Perluasan kerjasama antara Iran dan Pakistan di sektor produksi pertahanan dan teknologi memiliki dua aspek penting. Pertama, seberapa pun kerjasama itu meningkat, maka kebutuhan pertahanan regional oleh negara-negara di kawasan itu sendiri akan terpenuhi. Kedua, level kerjasama ini akan memperkuat hubungan dan dasar penguatan strategi bersama di sektor pertahanan.

Iran memiliki kemajuan dan pengalaman yang bisa ditawarkan di bidang industri dan peralatan pertahanan, termasuk di sektor produksi pesawat tanpa awak dan industri pertahanan aerospace, bahkan dalam banyak sektor telah tercapai komersialisasi produksi militer Iran. Sementara itu, Pakistan juga memiliki kapasitas yang baik untuk kerjasama di bidang-bidang tersebut.

Sebelumnya, surat kabar Pakistan mengutip Rana Tanveer Hussain menyebutkan bahwa saat ini Pakistan mengekspor senjata ke 40 negara dunia. Oleh sebab itu, jelas bahwa kerjasama pertahanan antara Iran dan negara-negara tetangganya adalah langkah yang penting, di mana akan membantu stabilitas dan keamanan regional. Menurut pandangan Pakistan, Iran juga memainkan peran penting di kawasan, yang menjadi dasar penguatan keamanan dan stabilitas di kawasan.

Usai menandatangani MoU kerjasama dengan Menhan Iran, Menteri Produksi Pertahanan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pakistan mengatakan, Pakistan memiliki keinginan besar untuk memperluas hubungan dan kerjasama dengan Iran.

Letnan Jenderal (Purnawirawan) Talat Masood, pakar miilter Pakistan mengatakan, Iran dan Pakistan saling berkomitmen untuk tidak mengizinkan perbatasan kedua negara berubah menjadi tempat lalu-lalang anasir-anasir teroris. Oleh karena itu, semakin banyak kontak dan kerja sama antara kekuatan militer Iran dan Pakistan, maka keamanan perbatasan kedua negara juga akan meningkat sesuai dengan tingkat kerjasama tersebut.

Mayor Jenderal Mohammed Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran dalam sebuah pernyataan, menyinggung pentingnya untuk menjaga keamanann di kawasan barat daya Asia sebagai sumber terpenting pemenuhan energi. Ia mengatakan, Republik Islam memikul tanggung jawab penting dalam menghadapi berbagai ancaman dan negara ini meyakini bahwa cara paling meyakinkan untuk menciptakan keamanan adalah kerjasama di antara negara-negara regional dan penggunaan kapasitas masing-masing untuk mencapai tujuan tersebut.

Sejaka awal, pandangan Republik Islam Iran terhadap isu dan persoalan regional adalah penegasan atas kerjasama pertahanan dan militer dengan negara-negara tetangganya, di mana dalam hal ini, pemerintah Tehran tidak memiliki batasan untuk mengembangkan kerjasama dengan Islamabad. (RA)