Larijani: Eropa Jangan Usik Program Rudal Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i53523-larijani_eropa_jangan_usik_program_rudal_iran
Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Ali Larijani menyatakan, negara-negara Eropa jangan menyatukan masalah rudal Iran dengan kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan harus melaksanakan komitmen mereka dan Amerika Serikat terhadap kesepakatan internasional tersebut.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Mar 18, 2018 04:37 Asia/Jakarta
  • Ali Larijani
    Ali Larijani

Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Ali Larijani menyatakan, negara-negara Eropa jangan menyatukan masalah rudal Iran dengan kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan harus melaksanakan komitmen mereka dan Amerika Serikat terhadap kesepakatan internasional tersebut.

Hal itu dikemukakan Larijani pada Sabtu (17/3/2018) dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Oman, Yusuf bin Alawi, di Tehran.

 

Menyinggung masalah rudal Iran telah menyibukkan sejumlah negara, Larijani menambahkan, "Teknologi rudal telah dimiliki Iran selama 30 tahun dan ini bukan hal baru. Masalah berikutnya mengenai titik mana Republik Islam Iran menembakkan rudalnya."

 

Ditegaskannya bahwa Iran berkomitmen terhadap kesepakatan nuklir yang senantiasa dijaga selama pihak lain juga melaksanakan komitmennya .

 

Pada bagian lain pernyataannya, Larijani menambahkan, peran Oman dan Sultan Qaboos di kawasan selalu konstruktif dan membuahkan hasil, serta antara Iran dan Oman selalu terjalin hubungan persahabatan dan akrab.

 

Menurutnya, kondisi kawasan saat ini sedang bergejolak dan negara-negara regional serta semua negara harus menyadari hal ini.

Yusuf bin Alawi

 

Di lain pihak, Yusuf bin Alawi, pada pertemuan tersebut mengatakan,  sejumlah negara mengkhawatirkan politik pertahanan dan rudal Republik Islam Iran, akan tetapi sejatinya mereka tidak punya alasan untuk kekhawatiran tersebut, karena di kawasan yang sedang bergejolak ini, Iran berhak untuk menjaga keamanannya dan meningkatkan kemampuan pertahanannya.(MZ/PH)