Rouhani: Waktu UE untuk Mempertahankan JCPOA Sangat Terbatas
-
Theresa May - Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menyatakan bahwa waktu yang dimiliki Uni Eropa untuk mempertahankan kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif sangat terbatas.
"Republik Islam Iran mengedepankan kepentingan nasionalnya dengan menghormati JCPOA, namun sayangnya pihak-pihak seberang belum melaksanakan kewajiban mereka dengan cara yang memuaskan," kata Rouhani pada hari Ahad (13/5/20108), selama kontak telepon dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May.
Ditambahkannya bahwa Republik Islam menekankan bahwa kepentingannya harus terjamin sesuai dengan kesepakatan 2015 pasca keluarnya AS.
Presiden Iran lebih lanjut menekankan bahwa Tehran selalu mematuhi kewajibannya sementara pihak lain tidak melaksanakan komitmen mereka. Dikatakan Rouhani bahwa langkah Washington keluar dari kesepakatan itu sangat tidak bertanggung jawab.
Di lain pihak, May mengatakan kepada Rouhani bahwa pemerintah Inggris berkomitmen untuk memastikan agar kesepakatan nuklir JCPOA tetap terjaga.
Sebelumnya pada hari yang sama, Rouhani menyatakan, Iran akan tetap berada dalam kesepakatan nuklir tahun 2015 jika pihak lain dalam perjanjian tersebut menjamin kepentingan Republik Islam, pasca keluarnya AS dari Rencana Aksi Bersama Komprehensifr (JCPOA).