Presiden Iran: Rakyat Palestina, Pemilik Asli Tanah Palestina
https://parstoday.ir/id/news/iran-i57054-presiden_iran_rakyat_palestina_pemilik_asli_tanah_palestina
Presiden Iran Hassan Rouhani meninggalkan Tehran pada Jumat (18/5/2018) pagi untuk menghadiri sidang luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 18, 2018 12:02 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Hassan Rouhani.
    Presiden Iran Hassan Rouhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani meninggalkan Tehran pada Jumat (18/5/2018) pagi untuk menghadiri sidang luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki.

Turki sebagai presiden bergilir OKI telah mengundang kepala negara dan menteri luar negeri dari negara-negara Muslim ke pertemuan Istanbul untuk membahas krisis di Palestina.

Dalam pernyataan kepada wartawan di Bandara Mehrabad Tehran, Rouhani mengatakan, pertemuan OKI merupakan kesempatan baik bagi Dunia Muslim untuk menyuarakan dukungannya bagi Palestina dan mengutuk langkah ilegal pemindahan Kedutaan AS ke Quds.

"Langkah tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan ini pasti akan membangkitkan kemarahan Dunia Muslim," tambahnya.

Saat ini, lanjut Rouhani, tanggung jawab berat untuk membela Palestina, Quds, dan nilai-nilai Islam terletak di pundak semua kaum Muslim, khususnya para pemimpin Dunia Muslim.

Presiden Iran telah tiba di Istanbul.

Menurutnya, Zionis dan Amerika sedang berusaha mengalihkan perhatian Dunia Muslim dari masalah Palestina ke isu lain.

"Ini bukan kejahatan baru yang dilakukan oleh Zionis, karena mereka telah melakukan kejahatan seperti itu selama 70 tahun terakhir. Sebenarnya, membunuh dan melukai warga Palestina pada Hari Nakba adalah contoh terbaru dari catatan 70 tahun kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina," ungkap Rouhani mengacu pada tindakan brutal militer Israel di perbatasan Jalur Gaza.

Dia menandaskan bahwa Republik Islam Iran selalu menjadi pembela kaum tertindas dan salah satu cita-cita besar Revolusi Islam adalah membebaskan Quds dan Palestina, dan rakyat Iran akan terus mengejar cita-cita ini.

"Rakyat Palestina adalah pemilik asli tanah Palestina. Tindakan kurang ajar yang diambil oleh rezim Zionis dan AS telah memperbesar tekad rakyat Palestina untuk membebaskan tanah mereka dari tangan penjajah," pungkasnya. (RM)