Zarif: JCPOA akan Berlanjut tanpa AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i61081-zarif_jcpoa_akan_berlanjut_tanpa_as
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya mengisyaratkan bahwa Amerika kecanduan sanksi menekankan, Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) tanpa keterlibatan Amerika akan terus berlanjut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 20, 2018 08:02 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump dan Sanksi anti Iran
    Presiden AS Donald Trump dan Sanksi anti Iran

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya mengisyaratkan bahwa Amerika kecanduan sanksi menekankan, Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) tanpa keterlibatan Amerika akan terus berlanjut.

Zarif saat diwawancarai televisi CNN seraya menjelaskan bahwa Amerika memiliki penyakit kencanduan sanksi mengatakan, "Bahkan pada saat Barack Obama, mantan presiden Amerika Serikat, dia lebih jauh menekankan sanksi yang belum dia selesaikan, untuk menegakkan komitmen sanksi mereka."

 

Seraya mengisyaratkan kudeta Amerika anti Iran pada 19 Agustus 1953 (28 Mordad 1332 HS), Zarif menambahkan, Amerika sampai kini masih berhalusinasi bahwa mereka masih bekerja sama dengan sebuah pemerintahan yang terbentuk pasca kudeta 1953 di Iran, oleh karena itu AS harus sadar dari halusinasinya tersebut.

Zarif

 

Menlu Iran juga menepis isu perundingan Iran dengan Amerika dan menjelaskan, JCPOA sebuah ujian bagi Amerika, namun negara ini dengan mudah melanggar kesepakatan ini, dengan demikian Washington tidak dapat dipercaya untuk menggelar perundingan baru.

 

Ia juga menjelaskan bahwa represi Eropa berhasil mendorong Presiden Amerika Donald Trump untuk mengubah pandangannya. "Dewasa ini mitra terdekat Amerika melawan penerapan sanksi Washington terhadap Tehran, namun AS sekedar omong kosong terhadap Eropa soal JCPOA," papar Zarif.

 

Menlu Iran ini seraya mengisyaratkan represi pemerintah Amerika terhadap rakyat Iran selama 40 tahun lalu menekankan, rakyat Iran melawan represi Washington dan tekanan ini tidak akan berdampak kepada mereka. (MF)