Kowsar; Demonstrasi Kekuatan Nasional Republik Islam Iran
-
Presiden Hassan Rouhani dan jet tempur Kowsar
Presiden Republik Islam Iran mengatakan bahwa persiapan defensif Iran tidak berarti militerisme, tetapi itu berarti kedamaian berkelanjutan. Sejarah telah mengajarkan kepada kita kita bahwa jika kita tidak kuat dan kokoh, mereka akan menghancurkan kita.
Hassan Rouhani hari Selasa (21/8) pada acara peresmian jet tempur supersonik yang diberinama Kowsar menjelaskan, tidak memiliki kesiapan dan kemampuan pertahanan yang memadai sama saja dengan memberikan lampu hijau kepada musuh untuk menyerang. Semua upaya dan belanja Republik Islam Iran dalam meningkatkan kemampuan pertahanan ditujukan untuk mencegah pemaksaan perang dan agresi yang berbiaya besar.
Republik Islam Iran tidak pernah mendefinisikan variabel kekuatannya bergantung pada negara lain. Kini pada usia ke-40 dari Revolusi Islam Iran, negara ini tengah mengalami era perkembangannya di pelbagai bidang. Kekuatan pertahanan atau dengan kata lain, industri pertahanan Iran berdasar pada pencegahan dan ini sekarang menjadi prioritas kebijakan pertahanan Iran. Setiap negara yang mengurangi anggaran kemampuan pertahanannya, yakni untuk membela dirinya tidak bersandar pada siapapun, sebesar itu pula negara itu terjaga dihadapan segala bentuk ancaman.
Ketika sebuah negara mendefinisikan pertahanan dan pencegahannya atas dasar variabel internal, dalam keadaan seperti itu, musuh untuk melakukan apa pun di langkah pertama akan menganalisis kemampuan pertahanan negara tersebut. Begitu pula, selama kekuatan militer dan pertahanan suatu negara berasal dari dalam negeri dan di luar kehendak para aktor asing, biaya invasi militer juga tidak akan murah.
Kemampuan pertahanan dan pencegahan Iran didasarkan pada kapasitas internalnya dan mencerabut setiap kesempatan bagi petualangan mudah dari musuh-musuh. Dalam keadaan seperti itu, Iran telah memahamkan kepada Amerika yang selalu mengancam untuk menginvasi Iran akan kemampuan dan kekuatannya, bahwa bila mereka ingin menyerang Iran, harus membayar dengan harga mahal.
Dalam kerangka ini, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada hari Senin lalu (13/8) dalam pertemuan dengan pelbagai kalangan warga Iran saat menganalisis perilaku Amerika menegaskan, perang tidak akan terjadi. Karena seperti sebelumnya, kita tidak pernah mengawali perang dan Amerika juga tidak akan memulai serangan. Karena perang akan menyebabkan kerugian total bagi mereka sendiri, pasalnya Iran dan rakyatnya telah membuktikan selalu memberikan balasan lebih keras terhadap para agresor.
Demonstrasi kekuatan ini didasarkan pada kenyataan dan tidak ada indikasi kebergantungan, dimana rahasia militer Iran diserahkan kepada musuh dan dengan mudah dapat mencapai tujuan mereka ketika musuh bertualang. Jet tempur yang diresmikan pada hari Selasa, yang disebut Kowsar, dan kemudian terbang atas perintah perintah Presiden Republik Islam Iran adalah demonstrasi independensi dalam pencegahan pertahanan. Pesawat Kowsar merupakan jet tempur ultrasonik murni buatan dalam negeri dan mampu meningkatkan kekuatan pencegahan Iran lebih dari sebelumnya. Karena penasihat asing tidak memainkan peran apa pun dalam keberhasilan ini dan masalah penting ini sama tidak menurunkan anggaran pertahanan Iran.
Keberhasilan penerbangan pesawat tempur Kowsar adalah puncak dari pertunjukan udara Iran dan telah menunjukkan bahwa Iran tidak bergantung pada siapa pun untuk membangun kebutuhan pertahanan terberat dan paling strategis. Kini, rancangan dan pembuatan produk-produk pertahanan seperti jet tempur Kowsar dapat menjamin segala kebutuhan pertahanan Iran.
Amir Hatami, Menteri Pertahanan Iran di peringatan Hari Industri Pertahanan Nasional Iran hari Selasa mengatakan, industri pertahanan adalah kedalaman strategis pasukan bersenjata Republik Islam Iran dan jaminan bagi upaya mempertahankan kemerdekaan, martabat nasional dan simbol kepercayaan diri rakyat Iran.