Iran Tolak Konspirasi Jahat Saudi melalui OKI
https://parstoday.ir/id/news/iran-i6136-iran_tolak_konspirasi_jahat_saudi_melalui_oki
Delegasi Republik Islam Iran di Turki menolak tegas upaya destruktif Arab Saudi dalam pertemuan para menteri luar negeri negara-negara Islam di kota Istanbul dan memperingatkan konsekuensi dari pendekatan tersebut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 13, 2016 23:08 Asia/Jakarta
  • Iran Tolak Konspirasi Jahat Saudi melalui OKI

Delegasi Republik Islam Iran di Turki menolak tegas upaya destruktif Arab Saudi dalam pertemuan para menteri luar negeri negara-negara Islam di kota Istanbul dan memperingatkan konsekuensi dari pendekatan tersebut.

Seperti dilansir IRNA, dalam pertemuan para menlu negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di kota Istanbul Selasa (12/4/2016), Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran mereaksi rancangan empat butir anti-Tehran dan satu butir anti-Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) yang diajukan oleh Arab Saudi dalam draf deklarasi Konferensi Tingkat Tinggi para pemimpin negara-negara anggota OKI.

Ia menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang bertentangan dengan semangat solidaritas Islam dan dalam kerangka kepentingan rezim Zionis Israel. Zarif juga memperingatkan konsekuensi dan dampak dari pendekatan seperti itu.

Zarif lebih lanjut menyinggung pengalaman penyalahgunaan OKI di era perang yang dipaksakan oleh rezim Saddam Irak terhadap Iran selama delapan tahun.

Menlu Iran menuturkan, mengapa sejumlah negara anggota OKI mencoba lagi kebijakan-kebijakan gagal tersebut?

Dalam pidatonya di pertemuan para menlu negara-negara anggota OKI, Menlu Iran menegaskan bahwa pertemuan para pemimpin negara-negara Islam harus mengejar penguatan persatuan Islam.

"Persoalan dan konflik di antara negara-negara harus diselesaikan melalui dialog bilateral, dan bukan menyeret masalah bilateral kepada pertemuan multilateral," ujarnya.

Di bagian lain pidatonya, Zarif menyinggung langkah Arab Saudi yang menyalahgunakan insiden serangan para demonstran ke Kedutaan Besar dan konsulat negara Arab ini di Iran untuk melancarkan provokatif anti-Tehran.

Selain itu, Menlu Iran juga menyinggung kecaman pemerintah Tehran terhadap serangan tersebut dan penanganan serius terhadap para pelaku penyerangan ini.

"Meski terdapat langkah-langkah merusak dari sejumlah negara anggota OKI, namun Republik Islam Iran selalu menempatkan pemulihan hubungan dengan negara-negara tetangga dalam prioritasnya," pungkasnya.

Pertemuan para pemimpin negara-negara anggota OKI ke-13 yang mengusung tema "Persatuan dan Solidaritas untuk Keadilan dan Perdamaian" akan digelar di Istanbul pada hari Kamis dan Jumat.

Hassan Rouhani, Presiden Iran telah tiba di kota Istanbul pada Rabu malam untuk berpartisipasi dalam KTT tersebut. (RA)