Zarif: Iran tak Bisa Terus Bertahan dalam Ketidakpastian JCPOA
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, untuk menciptakan mekanisme khusus finansial antara Iran dan Eropa yang dikenal dengan Special Purpose Vehicle, SPV, negara-negara Eropa kesulitan menentukan negara tuan rumah.
Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, Selasa (20/11/2018) menyinggung langkah terbaru untuk menciptakan mekanisme finansial Iran-Eropa atau SPV dan menuturkan, negara-negara Eropa mengaku agak kesulitan menentukan negara tuan rumah untuk mekanisme ini.
Menurut Zarif, pembahasan terkait pembentukan mekanisme khusus keuangan masih berlangsung dan Iran terus melakukan negosiasi dengan Eropa untuk memastikan kondisinya.
"Kenyataannya beberapa negara yang diusulkan sebagai tuan rumah mekanisme ini menyatakan tidak bersedia dan perundingan untuk menentukan negara tuan rumah mekanisme keuangan, SPV terus berlanjut," ujarnya.
Terkait dimulainya babak baru sanksi Amerika Serikat, pada saat yang sama belum dimulainya mekanisme khusus finansial Iran-Eropa, Zarif menjelaskan, Iran selalu mengumumkan bahwa pihaknya punya banyak opsi, maka dari itu pilihan kami berdasarkan kepentingan nasional dan berlandaskan mekanisme yang sudah ditetapkan.
"Eropa dan negara-negara yang masih berada dalam kesepakatan nuklir JCPOA menyadari, tanpa jaminan pemenuhan kebutuhan Iran dan hasil-hasil yang menguntungkan dari JCPOA bagi Iran, maka kondisi ini tidak mungkin berlanjut," pungkasnya. (HS)