Amoli Larijani Diangkat sebagai Ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara
https://parstoday.ir/id/news/iran-i66007-amoli_larijani_diangkat_sebagai_ketua_dewan_penentu_kebijakan_negara
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam sebuah keputusannya mengangkat Ayatullah Amoli Larijani sebagai ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara dan anggota pakar fiqih di Dewan Garda Revolusi.
(last modified 2026-02-17T10:03:26+00:00 )
Des 31, 2018 14:16 Asia/Jakarta
  • Amoli Larijani dan Rahbar
    Amoli Larijani dan Rahbar

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam sebuah keputusannya mengangkat Ayatullah Amoli Larijani sebagai ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara dan anggota pakar fiqih di Dewan Garda Revolusi.

Seperti dilaporkan pusat penerangan Kantor Rahbar Ahad (30/12), isi keputusan Rahbar sebagai berikut, "Mengingat peran tak tergantikan Dewan Penentu Kebijakan Negara Iran dalam mengelola, konsolidasi dan memperkokoh pemerintahan Republik Islam serta mengingat wafatnya Ayatullah Mahmoud Hashemi Shahroudi dan pentingnya konsolidasi secepatnya pilar dewan, maka Saya mengangkat Anda sebagai ketua dewan penting dan berpengaruh ini serta anggota tim pakar (fiqih) di Dewan Garda."

Ayatullah Amoli Larijani

Di keputusan terbaru juga disebutkan, "Dewan Penentu Kebijakan Negara periode ini bertanggung jawab atas hal penting dan mendasar dalam perubahan struktur dan konten dewan tersebut, di mana mengingat pengalaman Anda di  Dewan Garda serta manajeman Anda di Mahkamah Agung, diharapkan taggung jawab di periode ini dilaksakaan dengan lebih baik dan sempurna dengan partisipasi aktif anggota dewan serta pelaksanaan peran efektif sekretariat dan sekretaris terhormat dalam melaksanakan kewajibannya di bawah pengawasan ketua."

"...Mengingat pentingnya tanggung jawab di dewan penentu kebijakan negara dan Dewan Garda, diharapkan dalam waktu yang tepat, dengan merumuskan hal-hal di Mahkamah Agung, Anda akan lebih fokus mengemban tugas yang sangat penting ini. Saya memohon kepada Allah Swt agat Anda beserta rekan setugas diberi bantuan dan taufiq."