Targetkan Industri Logam, Iran Kecam Sanksi Baru AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69967-targetkan_industri_logam_iran_kecam_sanksi_baru_as
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi mengecam sanksi baru AS terhadap Iran di bidang industri logam.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
May 09, 2019 15:41 Asia/Jakarta
  • logam
    logam

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi mengecam sanksi baru AS terhadap Iran di bidang industri logam.

"Langkah ini melanggar aturan internasional dan kerugiannya harus ditebus AS," ujar Mousavi.

"Sanksi industri logam Iran seperti sanksi sepihak lainnya yang dijatuhkan AS bertentangan dengan prinsip dan kaidah utama hubungan internasional, lebih khusus melanggar perjanjian internasional yang ditegaskan dalam piagam PBB, perjanjian Aljaziar, dan mahkamah internasional," tegas jubir kemenlu Iran.

 

Seyyed Abbas Mousavi

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sanksi baru terhadap Iran di bidang industri logam termasuk besi, baja, aluminium dan tembaga.

"Keputusan ini menargetkan pendapatan Iran dari ekspor industri logam, yang merupakan 10 persen dari ekspornya," kata Trump dilansir AFP, Rabu (8/5).

Sebelumnya, Trump juga mengumumkan sanksi minyak setelah negaranya keluar dari perjanjian internasional JCPOA.(PH)