Mousavi: Iran Dukung Yaman yang Bersatu
https://parstoday.ir/id/news/iran-i72859-mousavi_iran_dukung_yaman_yang_bersatu
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Repulbik Islam Iran seraya mengisyaratkan transformasi di selatan Yaman menekankan, Iran senantiasa mendukung Yaman yang bersatu dan tanggung jawab seluruh rakyat Yaman untuk menjaga integritas wilayah mereka.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 14, 2019 16:28 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Mousavi, jubir Kemenlu Iran
    Sayid Abbas Mousavi, jubir Kemenlu Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Repulbik Islam Iran seraya mengisyaratkan transformasi di selatan Yaman menekankan, Iran senantiasa mendukung Yaman yang bersatu dan tanggung jawab seluruh rakyat Yaman untuk menjaga integritas wilayah mereka.

Sayid Abbas Mousavi Rabu (14/08) menambahkan, koalisi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab bersama pasukan bayaran mereka yang didukung senjata canggih dan aksi perusakan mereka tidak mampu mengalahkan tekad rakyat Yaman, dan kini mereka berencana memecah belah Yaman.

Mousavi seraya mengisyaratkan semangat perjuangan dan resistensi rakyat Yaman dalam melawan serangan koalisi Arab mengungkapkan, dengan dihentikannya agresi koalisi Arab pimpinan Saudi ke Yaman, partai dan berbagai kubu Yaman mampu menyelesaikan kendala mereka melalui dialog Yaman-Yaman serta membentuk sebuah pemerintahan bersatu.

Selama beberapa hari terakhir bentrokan antara pasukan yang berafiliasi dengan UEA dan Arab Saudi di Crater, selatan kota Aden, puluhan orang dari kedua pihak serta warga sipil tewas dan terluka.

Bentrokan antara pasukan Dewan Transisi Selatan yang berafiliasi dengan UEA di Aden dengan pasukan Abd Rabbuh Mansour Hadi, presiden Yaman yang mengundurkan diri dan didukung Arab Saudi meletus sejak awal Agustus lalu.

Ratusan keluarga Yaman terjebak di arena konflik di Aden dan kondisi kehidupan mereka sangat buruk. Menyusul terputusnya jaringan air di berbagai wilayah kota Aden, warga setempat meminta bantuan.

Uni Emirat Arab dan Arab Saudi setelah menyerang Yaman pada bulan Maret 2015 kemudian menduduki sebagain wilayah Yaman dan memanfaatkan milisi lokal untuk mensukseskan ambisi mereka. (MF)