Alternatif SWIFT, Poros Kerja Sama Finansial Iran dan Rusia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73755-alternatif_swift_poros_kerja_sama_finansial_iran_dan_rusia
Sanksi Barat terhadap Rusia dan Iran dengan dalih yang berbeda, telah menyebabkan kedua negara semakin merapat dan mencari cara untuk melawan musuh bersamanya.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Sep 14, 2019 15:13 Asia/Jakarta
  • Alternatif SWIFT, Poros Kerja Sama Finansial Iran dan Rusia

Sanksi Barat terhadap Rusia dan Iran dengan dalih yang berbeda, telah menyebabkan kedua negara semakin merapat dan mencari cara untuk melawan musuh bersamanya.

Kini, Moskow memandang Tehran sebagai mitra pentingnya yang memiliki kepentingan bersama menghadapi Barat, terutama Amerika Serikat.

Yuri Ushakov, Asisten Urusan Kebijakan Luar Negeri Presiden Rusia hari Jumat, 13 September mengatakan bahwa Rusia dan Iran mengambil langkah-langkah untuk meluncurkan sistem pengiriman pesan antarbank sebagai alternatif pengganti SWIFT. Menurut Oshakov, aksi bersama Rusia dan Iran ini bertujuan untuk menjaga hubungan dagang dan ekonomi antara kedua negara menghadapi sanksi negara ketiga.

SWIFT adalah sistem transfer informasi pembayaran terbesar di dunia yang dioperasikan oleh 11.000 lembaga perbankan dan keuangan di 200 negara dunia. Kini SWIFT berpusat di Belgia dan memiliki kantor pusat pendukung di Amerika Serikat, Belanda, Inggris, dan Hong Kong.  

Saat ini SWIFT dijadikan alat politik oleh AS dan negara-negara Barat lainnya untuk mengejar tujuan kebijakan luar negeri dan fiskal. Profesor Universitas George Washington, Hossein Asgari mengatakan, SWIFT dewasa ini berada di bawah kendali AS yang melemahkan instrumen keuangan internasional ini. Akibatnya, kinerja dan efisiensi sistem keuangan internasional akan dirusak oleh AS dengan memanfaatkan posisi dolar sebagai mata uang internasional yang dominan.

 

mata uang dolar AS

 

AS menggunakan SWIFT terhadap negara-negara yang dipandang tidak sejalan dengan kepentingannya. Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa telah melarang akses SWIFT terhadap negara-negara yang dijatuhi sanksi sepihak oleh Washington seperti Rusia, dan Iran, Pada tanggal 5 November 2018, SWIFT telah menangguhkan akses terhadap beberapa bank Iran ke sistem antarbank internasional karena sanksi unilateral baru AS terhadap Iran.

Kini, Iran dan Rusia sedang berupaya mencari mekanisme baru sebagai aleternatif  SWIFT. Sejak akhir 2017, Rusia berupaya melawan sanksi AS dengan menciptakan sistem SWIFT Rusia, SPF. SWIFT Rusia telah beroperasi sejak 9 September lalu. Semua bank asing bisa mengakses di Swift Rusia, dan tidak ada negara yang dikenai sanksi.

Hingga saat ini, empat perusahaan besar Rusia telah masuk dalam Swift Rusia. Iran juga telah memulai konsultasi serius tentang penggunaan sistem komunikasi antarbank ini, dan diharapkan akan bergabung dengannya dalam membuka interaksi perbankan demi mengurangi tekanan Barat, terutama Amerika Serikat, terhadap Iran dalam masalah perbankan, keuangan dan perdagangan.(PH)