Parade Besar-besaran Angkatan Bersenjata Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73996-parade_besar_besaran_angkatan_bersenjata_iran
Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengadakan parade militer besar-besaran secara nasional untuk memulai peringatan Pekan Pertahanan Suci.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 22, 2019 16:31 Asia/Jakarta

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengadakan parade militer besar-besaran secara nasional untuk memulai peringatan Pekan Pertahanan Suci.

Dalam kalender nasional Iran, tanggal 31 Shahrivar yang tahun ini bertepatan dengan 22 September adalah hari dimulainya agresi sepihak rezim Saddam Irak terhadap Iran dan ditetapkan sebagai hari pertama Pekan Pertahanan Suci.

Parade militer melibatkan seluruh matra Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Islam (Pasdaran), pasukan relawan Basij, dan personel kepolisian.

Acara ini dihadiri oleh para komandan militer Iran, atase pertahanan negara-negara asing di Iran, keluarga syuhada dan veteran perang.

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidatonya pada cara tersebut mengatakan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel ingin menciptakan perpecahan di antara bangsa-bangsa regional.

"Logika Iran adalah keamanan di Teluk Persia dan Selat Hormuz harus diciptakan dari dalam, kehadiran pasukan asing di kawasan dapat menciptakan masalah," jelas Rouhani.

Dia menegaskan bahwa kekuatan angkatan bersenjata dan bangsa Iran membuat musuh tidak berani melakukan serangan ke Republik Islam.

"Rakyat Iran dengan persatuan dan kekompakannya, tidak takut terhadap hegemoni Timur dan Barat, tidak takut terhadap senjata mereka, dan juga tidak menyerah di hadapan uang negara-negara reaksioner Arab," tambahnya.

Rouhani menjelaskan, kekuatan-kekuatan arogan terutama AS selalu mengejar kekacauan, kesengsaraan, dan penjarahan kekayaan negara-negara kawasan.

Menurutnya, kehadiran AS di Afghanistan, Irak, Teluk Persia dan di titik manapun di wilayah ini, selalu menyebabkan ketidakamanan.

Angkatan Bersenjata Iran, lanjut Rouhani, selalu memberikan rasa aman bagi kawasan.

"Pasukan Iran jika berada di samping rakyat Irak, Suriah, Palestina dan Lebanon, mereka membawa keamanan untuk negara tersebut dan mampu mencerabut akar terorisme. Inilah perbedaan Iran dengan AS dan sekutunya," tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan kesiapan Republik Islam untuk bekerjasama dengan negara-negara regional di periode genting dan bersejarah ini.

Iran, ungkapnya, siap melupakan beberapa negara regional di masa lalu, karena musuh khususnya AS, kekuatan arogan dan Zionis ingin memanfaatkan perpecahan dan perbedaan di antara negara-negara regional.

"Tahun ini saya akan hadir di PBB dengan slogan 'koalisi harapan' dan 'inisiatif perdamaian Hormuz,'" tambahnya.

Rouhani mengatakan Iran akan mempresentasikan proposal untuk keamanan Teluk Persia dengan bantuan negara-negara lain di kawasan kepada Majelis Umum PBB. (RA)