Khatib Jumat Tehran: Setiap Hari AS Curi 1 Juta Barel Minyak Irak
Nov 01, 2019 18:12 Asia/Jakarta
-
Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani
Khatib shalat Jumat Tehran menyinggung perkembangan terbaru di Irak dan mengatakan, pemerintah Amerika Serikat sejak 16 tahun lalu, setiap harinya mencuri 1 juta barel minyak Irak dengan dalih pampasan perang, dan menurutnya, salah satu faktor pemicu krisis ekonomi Irak adalah Amerika.
Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani dalam khutbah Jumatnya di Tehran (1/11/2019) menjelaskan, musuh sedang menunggu kesempatan muncul di negara-negara dunia untuk kemudian ditungganginya.
Ia menambahkan, duta besar Amerika untuk Irak terang-terangan menyatakan dukungan terhadap aksi kekerasan, dan dengan tegas mencegah aparat keamanan Irak melakukan kontrol atas situasi ini.
Ayatullah Kermani menjelaskan, beberapa gerakan di Irak yang merupakan hasil binaan Barat, melakukan sejumlah aksi kejahatan di Karbala dan Basrah, oleh karena itu rakyat Irak harus memisahkan diri dari gerakan-gerakan tersebut.
Khatib Jumat Tehran juga menyinggung peristiwa yang menerpa Lebanon baru-baru ini. Menurutnya, akar utama demonstrasi rakyat Lebanon adalah ketidakpedulian pemerintah atas masalah hidup mereka.
"Pengunduran diri perdana menteri Lebanon membuktikan bahwa beberapa kelompok politik negara ini lebih mengutamakan kepentingan rezim Zionis Israel, Amerika dan sejumlah rezim Arab daripada kepentingan rakyat Lebanon sendiri," pungkasnya. (HS)
Tags