Rabiei: Iran Segera Umumkan Langkah Keempat Penurunan Komitmen JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i75334-rabiei_iran_segera_umumkan_langkah_keempat_penurunan_komitmen_jcpoa
Juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei menjelang berakhirnya tenggat waktu 60 hari ketiga untuk menjamin kepentingan Iran oleh Eropa mengatakan, langkah keempat penurunan komitmen JCPOA akan segera diumumkan oleh presiden Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 04, 2019 18:44 Asia/Jakarta
  • Ali Rabiei
    Ali Rabiei

Juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei menjelang berakhirnya tenggat waktu 60 hari ketiga untuk menjamin kepentingan Iran oleh Eropa mengatakan, langkah keempat penurunan komitmen JCPOA akan segera diumumkan oleh presiden Iran.

Ali Rabiei Senin (04/11) saat jumpa pers seraya menjelaskan bahwa Iran di berbagai langkahnya, telah memberi waktu yang cukupkepada Eropa, menambahkan, kebijakan arogan Amerika dan sikap Eropa yang tidak menjalankan komitmen JCPOAnya telah mendorong Iran ke kondisi saat ini.

AS pada 8 Mei 2018 secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir yang ditandatangani Iran dengan kelompok 5+1 tahun 2015.

Menyikapi langkah tersebut, Iran setelah satu tahun bersabar dan ketika harapannya tidak terpenuhi, sampai saat ini telah mengambil tiga langkah penurunan komitmennya yang mencakup peningkatan pengayaan uranium dari 3,67 persen, peningkatan cadangan uranium diperkaya dan menghentikan seluruh komitmennya di bidang riset dan pengembangan nuklir.

Rabiei saat menjawab pertanyaan terkait surat presiden Iran kepada Raja Arab Saudi dan Bahrain mengungkapkan, Iran senantiasa menginginkan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan pandangan ini yang menjadi alasan pengiriman surat kepada Raja Arab Saudi dan Emir Bahrain.

Jubir pemerintah Iran seraya menjelaskan bahwa untuk menerapkan perdamaian di kawasan dibutuhkan kerja sama kolektif regional mengatakan, represi Amerika tidak boleh menjadi faktor kian jauhnya tetangga di mana mereka selama bertahun-tahun telah hidup berdampingan dengan prinsip kolektif budaya dan agama. (MF)