Rouhani: Iran Bertekad Perkuat Hubungan dengan Pakistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i77518-rouhani_iran_bertekad_perkuat_hubungan_dengan_pakistan
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Ahad (12/01) malam saat bertemu dengan Menlu Pakistan, Shah Mehmood Qureshi di Tehran menekankan bahwa Iran ingin memiliki hubungan dekat dan bersahabat dengan seluruh negara kawasan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 13, 2020 07:55 Asia/Jakarta

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Ahad (12/01) malam saat bertemu dengan Menlu Pakistan, Shah Mehmood Qureshi di Tehran menekankan bahwa Iran ingin memiliki hubungan dekat dan bersahabat dengan seluruh negara kawasan.

"Republik Islam Iran meyakini friksi dan perpecahan di tubuh umat Islam tidak menguntungkan siapapun dan sekaitan dengan ini, Tehran menyambut upaya Islamabad untuk memperluas perdamaian dan stabilitas di kawasan," papar Rouhani.

Menurut laporan pusat penerangan kantor kepresidenan Iran, Hassan Rouhani di pertemuan ini seraya mengisyaratkan kondisi sensitif kawasan mengatakan, "Kondisi saat ini diperlukan kerja sama bagi perdamaian dan stabilitas regional dan demi mereduksi tensi."

Presiden Iran seraya menekankan bahwa meletusnya perang dan tensi di kawasan akan sangat berbahaya, menjelaskan, Iran selain siap untuk membela kepentingannya, tidak pernah ingin mengobarkan perang di kawasan.

Rouhani juga menekankan pentingnya perluasan dan memperdalam hubungan Tehran-Islamabad. Perbatasan Iran dan Pakistan menurut Rouhani harus menjadi perbatasan perdamaian dan persahabatan serta kita tidak boleh mengijinkan sejumlah kelompok mengobarkan instabilitas di perbatasan kedua negara.

Seraya menjelaskan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk meningkatkan hubungan hangatnya dengan Pakistan di semua bidang, Rouhani mengungkapkan, hubungan dengan Pakistan sangat penting bagi Iran.

Lebih lanjut presiden Iran seraya memuji simpati pemerintah Pakistan atas gugurnya Komandan pasukan Quds IRGC, Letjen Qasem Soleimani dan juga insiden jatuhnya pesawat sipil Ukraina mengatakan, "Dua tragedi menyakitkan yang terjadi ini bukan hanya bagi Iran, dan negara-negara lain juga mengalami kesedihan yang sama."

Rouhani menambahkan, para pemimpin Amerika dan Gedung Putih serta rezim Zionis Israel bersama pemimpin teroris global termasuk Daesh (ISIS) adalah dua kelompok yang menyambut teror terhadap Letjen Soleimani dan sebaliknya rakyat yang ingin perdamaian dan stabilitas di kawasan adalah pihak yang sedih.

Sementara itu, menlu Pakistan di pertemuan ini seraya mengucapkan belasungkawa atas syahidnya Letjen Soleimani dan insiden jatuhnya pesawat penumpang Ukraine International Airlines mengatakan, teror terhadap Letjen Soleimani sangat mengejutkan.

Menlu Pakistan seraya menekankan bahwa negaranya tidak akan membiarkan wilayahnya dimanfaatkan untuk mengancam negara lain, khususnya Iran mengatakan, Pakistan menganggap dirinya mitra perdamaian dan stabilitas bagi Republik Islam Iran. (MF)