Menlu Iran: Dikte AS, Ancaman Utama JCPOA !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i77553-menlu_iran_dikte_as_ancaman_utama_jcpoa_!
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengkritik kinerja pihak Eropa dalam masalah JCPOA, dengan mengatakan bahwa Inggris, Prancis dan Jerman tidak bisa menyelamatkan JCPOA dengan mematuhi dikte Amerika Serikat.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 14, 2020 07:46 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif
    Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengkritik kinerja pihak Eropa dalam masalah JCPOA, dengan mengatakan bahwa Inggris, Prancis dan Jerman tidak bisa menyelamatkan JCPOA dengan mematuhi dikte Amerika Serikat.

Zarif di akun Twitternya Senin malam menulis, "Selama 20 bulan, tiga negara anggota JCPOA (Inggris, Prancis dan Jerman) mematuhi kebijakan yang didiktekan Amerika Serikat, sehingga perjanjian tersebut terancam,".

"Tiga negara Eropa bisa menyelamatkan JCPOA, tetapi tidak dengan tunduk kepada Amerika Serikat dan menekan pihak yang sudah berkomitmen (Iran). Sebab, mereka seharusnya  berani menjalankan kewajibannya," tegas Zarif dalam cuitannya.

Pemerintah AS secara sepihak keluar dari JCPOA pada Mei 2018, dan menjatuhkan sanksi nuklir terhadap Iran. Langkah tersebut bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB no.2231.

Republik Islam Iran secara bertahap mengambil langkah pengurangan komitmennya terhadap JCPOA setelah setahun bersabar dan pihak Eropa gagal mengimbangi efek negatif dari sanksi AS terhadap Tehran.(PH)