Paket Berita Dunia
Lavrov: Tindakan Eropa terhadap Iran Menodai Diplomasi / Serangan Zionis ke Gaza
-
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov
Pars Today - Menteri Luar Negeri Rusia menggambarkan tindakan permusuhan dan ilegal Eropa terhadap Republik Islam Iran selama satu setengah tahun terakhir sebagai noda pada diplomasi Eropa.
Dalam sebuah wawancara dengan IRIB yang disiarkan pada Senin (15/11/2025) malam, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, "Selama satu setengah tahun terakhir, Eropa telah mencoba menyalahkan Iran atas runtuhnya JCPOA, meskipun Iran tidak pernah melanggar dokumen ini, hingga Amerika Serikat mengumumkan pada tahun 2018 bahwa mereka tidak akan lagi mematuhi keputusan Dewan Keamanan PBB ini."
Menurut laporan Pars Today, ia menyatakan, "Mengenai Iran, perjanjian ini dibuang begitu saja oleh Amerika Serikat, dan kemudian Barat, terutama Eropa, mengikuti Amerika Serikat dan kemudian mulai menuduh Iran tidak melaksanakan JCPOA."
Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa seluruh tatanan global terkait Iran kini sedang diuji secara berat, dan menekankan, "Tindakan permusuhan dan ilegal pihak Eropa selama satu setengah tahun terakhir terhadap Republik Islam Iran merupakan noda pada diplomasi Eropa, dan mereka menggunakan tindakan tipu daya seperti penipu."
Iran Serukan Aksi Serius Menghadapi Ancaman Konstan Rezim Zionis.
Dalam berita lain, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, merujuk pada pembunuhan dan genosida berkelanjutan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza melalui pemboman terus-menerus dan pencegahan masuknya bantuan kemanusiaan, dan mengingatkan komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang tanggung jawab untuk mengambil tindakan segera dan efektif untuk menghentikan kejahatan dan menuntut penjahat perang dan pelaku genosida.
Baghaei menilai Amerika Serikat dan pendukung senjata dan politik lainnya dari rezim Zionis sebagai mitra dan kaki tangan rezim Zionis dalam genosida terhadap warga Palestina dan kejahatan lain yang dilakukan oleh rezim ini di Palestina yang diduduki, Lebanon, dan Suriah.
AS Tangguhkan Kesepakatan Teknologi 31 Miliar Poundsterling dengan Inggris
AS telah menangguhkan kesepakatan investasi senilai 31 miliar poundsterling di sektor teknologi Inggris karena perselisihan perdagangan antara Washington dan London terus berlanjut. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, perusahaan teknologi AS telah berjanji untuk menginvestasikan miliaran poundsterling di Inggris, termasuk 22 miliar poundsterling dari Microsoft dan 5 miliar poundsterling dari Google. Washington telah memutuskan untuk menangguhkan kesepakatan tersebut karena penolakan Inggris untuk mengurangi hambatan perdagangan di sektor lain.
Pemimpin Eropa: Jaminan Keamanan Ukraina Termasuk Pengiriman Pasukan Multinasional
Ada juga berita tentang perang antara Rusia dan Ukraina. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan 10 pemimpin Eropa, termasuk para pemimpin Jerman, Prancis, Italia, dan Inggris, mengumumkan setelah pertemuan mereka di Berlin bahwa setiap keputusan untuk memberikan konsesi teritorial kepada Rusia hanya boleh dibuat jika jaminan keamanan yang kuat diberikan kepada Ukraina. Pernyataan itu menekankan pembentukan "pasukan multinasional yang dipimpin Eropa" dengan "dukungan AS".
Serangan Israel di Gaza
Sumber media juga melaporkan pada Selasa (16/12/2025) pagi tentang pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata Gaza dan serangan brutal oleh rezim Zionis Israel.
Al-Mayadeen melaporkan, "Pesawat tempur Israel menargetkan bagian timur Kota Gaza dengan serangan udara. Kendaraan militer Israel juga melepaskan tembakan di sebelah timur lingkungan Zaytun di tenggara Kota Gaza."(sl)