Sattari: Iran Sedang Membuat Obat untuk Pasien Virus Corona
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79198-sattari_iran_sedang_membuat_obat_untuk_pasien_virus_corona
Wakil Presiden Iran untuk Urusan Sains dan Teknologi Sorena Sattari mengatakan, obat untuk menyembuhkan pasien terinfeksi virus corona sedang dibuat melalui upaya perusahaan-perusahaan berbasis ilmu pengetahuan.
(last modified 2026-02-09T14:37:30+00:00 )
Mar 02, 2020 20:41 Asia/Jakarta
  • Wakil Presiden Iran untuk Urusan Sains dan Teknologi Sorena Sattari.
    Wakil Presiden Iran untuk Urusan Sains dan Teknologi Sorena Sattari.

Wakil Presiden Iran untuk Urusan Sains dan Teknologi Sorena Sattari mengatakan, obat untuk menyembuhkan pasien terinfeksi virus corona sedang dibuat melalui upaya perusahaan-perusahaan berbasis ilmu pengetahuan.

Hal itu dikatakan Sattari dalam jumpa pers pada hari Senin (2/3/2020) ketika memperkenalkan prestasi-prestasi baru perusahaan-perusahaan berbasis ilmu pengetahuan untuk memenuhi kebutuhan negara di bidang nano teknologi dan pemberantasan virus corona.

"Di sektor produksi masker, diproduksi 200.000 masker perhari. Kami berharap hingga akhir pekan bisa memproduksi 300.000 masker perhari," imbuhnya.

Wapres Iran untuk Urusan Sains dan Teknologi itu menuturkan, semua nanofiber yang digunkan untuk memproduksi masker sepenuhnya buatan dalam negeri.

"Terkait produksi obat untuk menyembuhkan pasien virus corona juga sedang dilakukan dengan serius," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Islam Iran mengumumkan bahwa hingga hari ini, Senin siang, 291 pasien yang terinfeksi virus corona sembuh dan telah pulang dari rumah sakit.

Wakil Menteri Kesehatan Republik Islam Iran Alireza Raisi kepada wartawan pada hari Senin mengatakan, hingga hari ini, 1501 orang positif terinfeksi virus corona.

"Sayangnya hingga saat ini, 66 pasien yang terinfeksi virus corona di Iran meninggal dunia," pungkasnya.

Wabah virus Corona ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan,  Provinsi Hubei, Cina.

Virus ini telah menyebar ke berbagai negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 89.700 orang telah terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 44.800 orang berhasil sembuh dan lebih dari 3.060 lainnya meninggal dunia. (RA)