68.193 Pasien COVID-19 di Iran Sembuh
-
Pasien COVID-19 di Iran.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 68.193 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Sejak Jumat siang hingga hari ini (Sabtu siang ini), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.134 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 89.328 orang," kata Jahanpour, Sabtu (25/4/2020) siang.
Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 76 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 5.650 orang. Sementara 3.096 pasien dalam kondisi kritis.
Virus Corona telah menyebar ke lebih dari 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Sabtu pagi, 25 April 2020 telah mencapai 195.489 orang.
Lebih dari 2.766.817 orang terinfeksi COVID-19 dan 781.893 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 905.333 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 51.017 dari mereka meninggal dunia.
Spanyol berada di urutan kedua. 219.764 warga negara ini tertular COVID-19, dan 22.524 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 192.994 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 25.969 dari mereka meninggal dunia.
Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Prancis, Jerman, Inggris, Turki, Iran dan Cina. (RA)