Acara Ultah Dua Pahlawan Kesehatan Iran (1)
Para perawat, dokter dan staf medis rumah sakit-rumah sakit yang merawat pasien virus Corona, COVID-19 di Republik Islam Iran telah berjuang selama dua bulan terakhir untuk melawan virus mematikan ini.
Mereka mengorbankan nyawa untuk bisa merawat dan menyelamatkan nyawa para pasien COVID-19, bahkan banyak di antara mereka yang selama berminggu-minggu tidak pulang untuk bertemu dengan keluarganya.
Tanggal 26 April adalah hari ulang tahun dua perawat di rumah sakit Shohadaye Tajrish Tehran, Republik Islam Iran.
Para perawat dan staf medis bersama dengan Kelompok Jihad Narjis Khatun sa merayakan ultah mereka sekaligus memberikan dukungan moral kepada kedua perawat yang telah mengorbankan segalanya demi kesehatan para pasien itu.
Perayaan itu telah direncanakan tanpa sepengetahuan kedua perawat yang ulang tahun. Nama kedua perawat itu adalah Rajabi dan Abbas Zadeh. Suami Abbas Zadeh hadir dalam acara tersebut tanpa sepengetahuan istrinya.
Kelompok Jihad Narjis Khatun sa juga memberikan hadiah karpet kecil kompleks makam Imam Ridha as. Sementara, para perawat dan staf medis lainnya juga memberikan hadiah kepada Rajabi dan Abbas Zadeh.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 73.791 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Sejak Selasa siang hingga hari ini (Rabu siang), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.073 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 93.657 orang," kata Jahanpour, Rabu (29/4/2020) siang.
Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 80 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 5.957 orang. Sementara 2.965 pasien dalam kondisi kritis.
Virus Corona telah menyebar ke lebih dari 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Rabu pagi, 29 April 2020 telah mencapai 217.164 orang.
Lebih dari 3.118.435 orang terinfeksi COVID-19 dan 928.799 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 1.012.582 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 58.355 dari mereka meninggal dunia.
Spanyol berada di urutan kedua. 232.128 warga negara ini tertular COVID-19, dan 23.822 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 201.505 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 27.359 dari mereka meninggal dunia.
Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Prancis, Inggris, Jerman, Turki, Rusia, Iran dan Cina. (RA