Takht-Ravanchi: Klaim AS Masih terlibat di JCPOA, Menggelikan
-
Majid Takht-Ravanchi
Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut klaim Amerika yang masih menganggap dirinya menjadi bagian dari JCPOA bukan hanya menggelikan tapi juga salah.
Majid Takht-Ravanchi Kamis (28/05/2020) di akun Twitternya seraya mengisyaratkan bahwa 2 tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mengakhiri partisipasi negaranya di JCPOA menulis, kini sebagai kelanjutan dari pelanggaran tehadap JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan, Mike Pompoe, menlu AS seraya memaksakan hukuman bagi implementasi dan bahkan isi resolusi telah melancarkan pukulan terakhir.
Mike Pompeo Kamis dini hari di dua cuitan terpisahnya menulis, Amerika mencabut pengecualian sanksi yang berkaitan dengan JCPOA dan menjatuhkan sanksi kepada dua warga Iran yang terlibat dengan program nuklir.
Presiden AS Donald Trump pada 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA menyatakan negaranya keluar dari perjanjian nuklir serta memulihkan kembali sanksi ilegal nuklir terhadap Tehran. (MF)