Rahbar: Permusuhan AS terhadap Iran sejak Kudeta 28 Mordad
-
Rahbar Ayatullah Khamenei
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan, permusuhan Amerika Serikat terhadap Iran dimulai sejak kudeta 28 Mordad dan berlanjut hingga Revolusi Islam.
Seperti dilaporkan IRIB, Ayatullah Khamenei bertepatan dengan peringatan kudeta 28 Mordad 1332 Hs ( 19 Agustus 1953) di pesannya di jejaring sosial menambahkan, "Republik Islam Iran telah menutup penyusupan kembali Amerika ke sendi-sendi negara dan larangan negosiasi ini merupakan salah satu cara untuk menutup jalan bagi Amerika Serikat untuk masuk; Ini, tentu saja, sangat sulit bagi orang Amerika."
28 Mordad 1332 Hs, sejumlah tentara rezim Shah bekerja sama dengan AS dan Inggris serta menumbangkan pemeritnahan Mohammad Mosaddegh dan membuat Mohammad Reza Pahlevi yang melarikan diri ke luar negeri kembali bertahta.
Kudeta AS-Inggris pada 8 Agustus 1953 yang berujung pada tumbangnya pemerintahan berdaulat Iran saat itu (pemerintahan Mosaddiq), mengingatkan fase sensitif sejarah politik Iran sebelum kemenangan Revolusi Islam.
Kudeta 28 Mordad yang merupakan rangkaian intervensi Amerika dan Inggris di Iran ketika kemenangan kebangkitan nasionalisasi industri minyak di Iran terjadi di saat Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) memenangkan Iran di kasus kontrak minyak Inggris dan Iran.
Selama beberapa tahun terakhir dirilis dokumen baru terkait intervensi asing di kudeta 28 Mordad dan bahkan sejumlah petinggi Amerika mengakui peran langsung negaranya dan Inggris di kudeta ini. (MF)