Inilah Respon Iran terhadap Rencana Sanksi Baru AS
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran mengatakan, Amerika Serikat berusaha meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui klaim-klaim barunya.
Alaeddin Boroujerdi mengungkapkan hal itu kepada wartawan ketika mereaksi langkah Kongres AS terkait penyusunan rencana untuk mengembargo Iran dengan dalih serangan cyber.
"Klaim-klaim anti-Republik Islam Iran oleh para pejabat AS tidak berdasar, dan dengan isu-isu ini, mereka ingin meningkatkan tekanan terhadap Tehran," kata Boroujerdi.
Ia menambahkan, di dunia maya, AS melakukan langkah-langkah anti-Iran seperti halnya di dunia nyata, dan hal ini wajar jika Iran menggunakan sarannya dalam pertempuran ini.
Boroujerdi menegaskan, Iran tentu akan melindungi kepentingan-kepentingan nasionalnya di sektor Cyberspace.
"Upaya AS untuk menerapkan sanksi baru terhadap Republik Islam dengan dalih serangan cyber, menunjukkan sikap dan pendekatan permusuhan negara itu terhadap Tehran, dan hal ini telah terbukti berulangkali," jelasnya.
Di bagian lain pernyataannya, Boroujerdi menegaskan, Iran akan mengerahkan semua upayanya untuk memperluas dan memajukan ilmu pengetahuan baru, dan sanksi tidak akan mampu membuat Iran keluar dari jalur ini.
Sebelumnya, seorang anggota parlemen Amerika dari kubu Republik menawarkan rencana sanksi baru terhadap Iran dengan dalih serangan Cyber. (RA)