Perspektif Rahbar mengenai Perlawanan Iran terhadap Sistem Dominasi Global
https://parstoday.ir/id/news/iran-i93052-perspektif_rahbar_mengenai_perlawanan_iran_terhadap_sistem_dominasi_global
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang tujuan dari diutusnya Nabi Muhammad Saw untuk mewujudkan "pemerintahan ilahi, pertumbuhan [spiritual dan material] manusia, penegakan keadilan, dan penciptaan kehidupan yang baik,".
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 12, 2021 14:02 Asia/Jakarta

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang tujuan dari diutusnya Nabi Muhammad Saw untuk mewujudkan "pemerintahan ilahi, pertumbuhan [spiritual dan material] manusia, penegakan keadilan, dan penciptaan kehidupan yang baik,".

Ayatullah Khamenei dalam pidato memperingati hari raya Bi'tsah atau Isra Miraj menyinggung berlanjutnya permusuhan terhadap Revolusi dan Republik Islam akibat penentangannya terhadap sistem dominasi globa. 

Rahbar mengatakan, "Saat ini pemerintahan Islam, yang disebut sebagai Islam politik dalam propaganda Front Arogan, menjadi sasaran semua serangan dan konspirasi; sebab berhasil mewujudkan pemerintahan ilahi, membentuk pemerintahan dan memberikan bangsa besar Iran identitas agama dan Islam."

Ketika Revolusi Islam meraih kemenangan di Iran, kekuatan arogan dan intervensionis di kawasan melancarkan penentangan terhadap Republik Islam Iran untuk mengembalikan dominasi mereka sebelumnya.

Dari perspektif ini, statemen Pemimpin Besar Revolusi Islam mengandung poin-poin berharga dan strategis yang menekankan dua komponen penting.

Pertama, pentingnya perlawanan dan pertahanan menghadapi berbagai tekanan dan kesulitan dalam gerakan maju demi membangun masa depan yang lebih gemilang.

Dalam hal ini, Ayatullah Khamenei menekankan dua elemen penting yang dibutuhkan dalam menghadapi musuh yaitu  "kebijaksanaan" serta "kesabaran dan ketekunan".

Kedua mengenai urgensi menjaga unsur-unsur ketangguhan bangsa dan kedaulatan nasional dalam menghadapi berbagai konspirasi dan plot yang dirancang musuh untuk menghancurkan negara Islam dan nilai-nilai revolusi.

Bangsa Iran bangkit melawan para penindas dan gerakan besar ini membawa perubahan mendasar yang pengaruhnya terlihat hari ini di Asia Barat. 

Prestasi ini dapat dilihat dalam tiga bidang meliputi: pertumbuhan politik Islam, perubahan dalam kategorisasi di era kolonial dan kebangkitan bangsa-bangsa kawasan menuju tuntutan kemerdekaan dan pembebasan dari sistem dominasi global.

 

 

 

Di sisi lain, Rahbar juga menyinggung masalah dikotomi Barat dan pembalikan fakta yang dilakukannnya seperti dalam isu hak asasi manusia, senjata nuklir, terorisme dan kehadiran intervensionis militer mereka di kawasan. Selama enam tahun, orang-orang yang tertindas di Yaman menderita akibat pemboman dan blokade rezim Saudi dengan lampu hijau negara-negara Barat, terutama AS.

Masalah lain dari blunder Barat mengenai persenjataan nuklirnya yang membunuh 220.000 orang, tapi pada saat yang sama mengklaim sebagai pihak penentang senjata pemusnah massal. Ayatullah Khamenei mengatakan, "Mereka mendukung pemerintah Saudi yang memotong lawan-lawannya dengan gergaji, tapi pada saat yang sama mengklaim sebagai pendukung hak asasi manusia. Mereka juga menciptakan dan mendukung kelompok teroris seperti Daesh dan menggelontorkan dana dan memberikan fasilitas media modern, serta memfasilitasi penjualan minyak jarahan di Suriah. Tapi pada saat yang sama mengklaim memerangi terorisme,". Ini adalah contoh lain dari pembalikan fakta yang dilakukan pemerintah AS.

Realitasnya, kini kemunculan front penindasan dan arogansi yang sangat besar melawan Iran mencoba memaksakan dominasinya dengan berbagai cara supaya front perlawanan menyerah. Dari sudut pandang ini, statemen Pemimpin Besar Revolusi Islam menegaskan masalah strategis dan penting mengenai motif permusuhan kubu arogan global terhadap Iran.

Saat ini bangsa Iran telah mampu mengatasi banyak kesulitan dengan kesabaran dan kebijaksanaanya. Republik Islam Iran berdasarkan prinsip-prinsip strategisnya, selalu mencari perdamaian dan keamanan, serta jalan menuju keadilan. Jalan ini memiliki tujuan yang jelas, dan hari ini statemen Pemimpin Besar Revolusi Islam menunjukkan jalan yang benar bagi bangsa Iran menuju masa depan gemilang, yang dilandasi oleh kemerdekaan dan ketergantungan pada kapabilitas internalnya, dan dibarengi kewaspadaan terhadap plot musuh yang menipu.(PH)