Pemerintah Malaysia Berkomitmen Kendalikan Lonjakan Inflasi
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i125930-pemerintah_malaysia_berkomitmen_kendalikan_lonjakan_inflasi
Tim khusus penanganan infliasi menyatakan komitmennya untuk mengatasi inflasi yang meningkat.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 25, 2022 08:06 Asia/Jakarta
  • Pemerintah Malaysia Berkomitmen Kendalikan Lonjakan Inflasi

Tim khusus penanganan infliasi menyatakan komitmennya untuk mengatasi inflasi yang meningkat.

Situs Bernama hari Minggu (24/7/2022) melaporkan, Ketua Pasukan Khas Jihad Tangani Inflasi, Tan Sri Annuar Musa  bertekad mengatasi inflasi dan harga barangan makanan di negaranya.

“Pasukan khas mengakui ada trend kenaikan (inflasi) dan yang penting tugas kita (Pasukan Khas Jihad Tangani Inflasi) akan terus memantaunya supaya tidak berlaku peningkatan inflasi secara tidak terkawal," ujar Annuar Musa.

“Maknanya, kerajaan tidak akan biar sahaja kenaikan (inflasi)…tugas kita sekarang ialah mengawal supaya (kadar inflasi) berada pada tahap tiga peratus dan kalau untuk barangan makanan sekitar lima hingga enam peratus,” katanya.

Beliau berkata demikian kepada pemberita selepas melawat program Lelongan Jualan Keluarga Malaysia sempena Jelajah Aspirasi Keluarga Malaysia (AKM) Kelantan di Stadium Sultan Muhammad IV kemarin.

Annuar turut memberi jaminan Pasukan Khas Jihad Tangani Inflasi akan melakukan usaha berterusan dengan melaksanakan beberapa tindakan drastik mengenai inflasi dan ia akan diumumkan dari semasa ke semasa.

Katanya, beliau perlu membuat penelitian serta keterlibatan dengan setiap pihak berkaitan sebelum memutuskan setiap langkah kerajaan dalam menangani kenaikan inflasi negara.

Sebelum ini,  Departemen Statistik Malaysia (DOSM) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni 2022 mengalami kenaikan 3,4 persen (year-on-year/y-o-y) menjadi 127,4 dari 123,2 pada bulan yang sama 2021.

DOSM mencatat peningkatan itu melampaui rata-rata inflasi periode Januari 2011 hingga Juni 2022 sebesar 1,9 persen.

Dalam pernyataan tertulisnya, di Kuala Lumpur, Jumat, Kepala Statistik Malaysia Mohd Uzir Mahadin mengatakan, indeks makanan naik 6,1 persen dan tetap menjadi kontributor utama kenaikan inflasi pada Juni 2022.(PH)