Polisi Malaysia Temukan Sepeda Motor Pembunuh al-Batsh
-
Polisi Malaysia
Polisi Malaysia telah menemukan sepeda motor yang diduga digunakan dua tersangka pembunuh ilmuwan Palestina, Dr. Fadi Mohammed al-Batsh.
Menurut The Star, Kendaraan itu ditemukan di Danau Kota, Setapak, sekitar dua kilometer dari tempat kejadian perkara.
"Kami telah menemukan kendaraan itu," kata Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Mohamad Fuzi Harun dalam konferensi pers di markas polisi Selangor, Selasa (24/4/2018).
Dia menambahkan, polisi juga menahan seorang pria berbahasa Arab yang diyakini telah menyebarkan tuduhan bahwa polisi telah tiba terlambat di TKP.
"Kami akan memutuskan dengan hukum apa untuk menyelidikinya. Kami bisa menggunakan undang-undang Anti-Fake News Act," ujarnya seperti dikutip The Star.
Menurut Fuzi, polisi telah bekerja dengan beberapa lembaga, termasuk Departemen Imigrasi, untuk melacak para tersangka.
"Kami telah memperketat keamanan di sepanjang perbatasan nasional kami. Mungkin akan menjadi masalah jika para tersangka menggunakan cara ilegal untuk meninggalkan negara itu," pungkasnya.
Fadi Mohammed al-Batsh, 35 tahun, adalah analis Palestina dan peneliti ilmu-ilmu energi yang menerima penghargaan sebagai peneliti terbaik Dunia Arab.
Al-Batsh yang juga dikenal sebagai ilmuwan dan ahli di bidang teknologi drone dan roket itu ditembak mati oleh satu dari dua pengendara motor saat berjalan ke masjid dari kondominiumnya di dekat Jalan Meranti di Setapak pada hari Sabtu.
Dia adalah anggota Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) yang telah tinggal di Malaysia bersama istri dan tiga anaknya selama 10 tahun.
Sebelumnya, polisi Malaysia telah mengeluarkan dua sketsa wajah para tersangka, yang terlihat berjanggut lebat dan memiliki wajah seperti orang Timur Tengah atau Eropa. (RA)