Malaysia Usulkan Pembentukan Bank ASEAN untuk Perempuan
-
Wan Azizah wan Ismail
Malaysia meminta pembentukan bank ASEAN untuk perempuan. Permintaan ini digulirkan Malaysia di sidang menteri urusan wanita dan keluarga ASEAN demi memperbaiki dan meningkatkan kemampuan perempuan di kawasan ini.
Deputi perdana menteri Malaysia, Wan Azizah wan Ismail mengungkapkan hal ini di sidang ketiga menteri ASEAN urusan perempuan dan keluarga (AMMW) di Hanoi, Vietnam.
Wan Azizah di sidang AMMW secara resmi meminta pembentukan bank ini dan menilainya sebagai langkah penting untuk membuka peluang bagi peningkatan ekonomi khususnya bagi perempuan yang aktif di sektor ekonomi di kawasan ini.
Menurutnya para bisnismen perempuan Malaysia dalam koridor proyek yang telah disusun, mendapat bantuan hutang lebih dari satu juta ringgit dan program ini dapat menjadi teladan di ASEAN untuk membentuk bank bagi perempuan.
Masih menurut Wan Azizah, bisnismen perempuan sampai saat ini di Malaysia telah menerima pinjaman dan 99,9 persennya telah berhasil mengembalikan pinjaman tersebut.
Usulan Malaysia ini menjadi agenda kerja pertemuan mendatang. Deputi perdana menteri Malaysia yang tengah berada di Vietnam dalam rangka kunjungan tiga hari, dalam dialognya dengan sejawatnya dari Hanoi dan petinggi lainnya menuntut peningkatan kerja sama bilateral.
Hubungan perdagangan Malaysia dan Vietnam di tahun 2017 meningkat 13,9 persen bila dibanding dengan tahun sebelumnya dan senilai 11,7 miliar dolar.
Malaysia tercatat sebagai mitra dagang ke 13 Vietnam di dunia dan keempat di ASEAN. (MF)