Motif Kunjungan PM Pakistan ke Malaysia
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i64559-motif_kunjungan_pm_pakistan_ke_malaysia
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengkonfirmasikan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama Islamabad dan Kuala Lumpur dalam lawatannya ke Malaysia.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 23, 2018 15:45 Asia/Jakarta
  • PM Pakistan, Imran Khan dan PM Malaysia, Mahathir Mohamad
    PM Pakistan, Imran Khan dan PM Malaysia, Mahathir Mohamad

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengkonfirmasikan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama Islamabad dan Kuala Lumpur dalam lawatannya ke Malaysia.

"Islamabad dan Kuala Lumpur memutuskan kebijakan bersama bebas visa demi meningkatkan kerja sama bilateral," ujar PM Pakistan.

"PM Malaysia, Mahathir Mohamad menerima undangan resmi Pakistan untuk mengunjungi negara ini," tegasnya.

Salah satu agenda utama kunjungan Imran Khan ke Malaysia untuk menarik dukungan pemerintahan Malaysia dalam penyelesaian masalah Kashmir. Malaysia menjadi negara keempat tujuan lawatan PM Pakistan kali ini.

Selain itu, isu ekonomi tampaknya menjadi agenda utama kunjungan Imran Khan ke Kuala Lumpur. Setelah terpilih sebagai perdana menteri Pakistan pada Juni lalu, Imran Khan menjadikan masalah investasi asing sebagai isu penting pemerintahannya di tengah keterbatasan dana untuk membiayai proyek infrastruktur di negara Asia selatan ini.

Untuk kepentingan tersebut, PM Pakistan mengunjungi Arab Saudi dan menyerahkan proposal bantuan finansial sebesar 12 miliar dollar. Tapi sebagian media mengungkapkan hanya dua miliar dollar saja yang digelontorkan Riyadh kapada Islamabad.

Pemerintah Pakistan menggunakan bantuan finansial Arab Saudi ini untuk membiayai proyek pembangunan adan sebagian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan publik negara ini. Tapi rincian penggunaan dana tersebut yang tidak transparan menimbulkan kekahawatiran dari berbagai kalangan di negara ini.

Pasalnya, Arab Saudi tentu saja tidak gratis mengucurkan bantuan tersebut dan pastinya mengharapkan Islamabad mangambil langkah sesuai kepentingan Riyadh. Salah satunya masalah dukungan pasukan Pakistan dalam perang Yaman yang telah berlalu lebih dari tiga tahun.

Dari Arab Saudi, Imran Khan mengunjungi Uni Emirat Arab dan Cina, setelah itu mendatangi Malaysia sebagai tujuan keempat lawatannya kali ini. Agenda besar kunjungan tersebut untuk menarik investasi dari Riyadh, Abu Dhabi, Beijing dan Kuala Lumpur.

Sejak terpilih kembali sebagai perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menegaskan peningkatan hubungan kerja sama regional dan internasional, terutama di bidang ekonomi sebagai prioritas pemerintahannya.

Malaysia dan Pakistan menandatangi nota kesepahaman kerja sama di tahun 2007, tapi tampaknya MoU ini tidak mempengaruhi secara signifikan peningkatan hubungan ekonominya.

ASEAN

Di sisi lain, pemerintah Pakistan mengincar pasar besar  ASEAN, terutama Malaysia dan Indonesia sebagai pemain pentingnya. Populasi penduduk ASEAN yang berkisar 650 juta orang bisa menjadi tujuan ekspor produk-produk Pakistan terutama kapas, kain, beras, buah-buahan, produk peralatan olahraga, dan produk kimia.

Islamabad dan Kuala Lumpur berharap kunjungan PM Pakistan ke Malaysia kali ini akan mendorong peningkatan kerja sama kedua negara, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan.(PH)