• Erdogan: Kerjasama Turki-AS di Kawasan Sangat Urgen

    Erdogan: Kerjasama Turki-AS di Kawasan Sangat Urgen

    Apr 29, 2020 09:52

    Presiden Turki berharap strategi Kongres Amerika Serikat terkait Ankara berubah, dan menurutnya kawasan Asia Barat membuktikan urgensitas kerja sama Washington-Ankara.

  • Guardian: Ilmuwan Iran yang Ditahan di AS Positif Corona

    Guardian: Ilmuwan Iran yang Ditahan di AS Positif Corona

    Apr 29, 2020 08:57

    Ilmuwan Iran yang ditahan di Amerika Serikat, dan beberapa waktu lalu mengungkap kondisi mengenaskan tahanan di Amerika, serta perlakuan tidak manusiawi para petugas perbatasan dan bea cukai negara ini, dinyatakan positif Corona.

  • Iran Sumbangkan 2000 Kit Tes Corona ke Afghanistan

    Iran Sumbangkan 2000 Kit Tes Corona ke Afghanistan

    Apr 29, 2020 08:31

    Pejabat pemerintah Afghanistan mengabarkan sumbangan 2000 kit tes Corona Iran untuk 20 ribu orang yang diduga tertular Covid-19 di negaranya.

  • Trump Akui sudah Diperingatkan soal Covid-19 Sebelum Mewabah

    Trump Akui sudah Diperingatkan soal Covid-19 Sebelum Mewabah

    Apr 29, 2020 07:09

    Presiden Amerika Serikat tidak membantah laporan-laporan yang menyebutkan bahwa dirinya sudah diperingatkan berulangkali tentang wabah Covid-19 sebelum virus itu menyebar luas dan memakan banyak korban.

  • Ancaman Baru Trump terhadap Cina

    Ancaman Baru Trump terhadap Cina

    Apr 29, 2020 04:54

    Amerika Serikat saat ini berada di peringkat pertama dunia dalam hal jumlah kasus infeksi dan angka kematian akibat virus Corona. Kinerja pemerintah AS dalam menangani wabah Covid-19 mendapat banyak kritikan dan hal ini mendorong Presiden Donald Trump menyalahkan Cina atas penyebaran Corona.

  • Indonesia Uji Coba Terapi Plasma Darah untuk Lawan Covid-19

    Indonesia Uji Coba Terapi Plasma Darah untuk Lawan Covid-19

    Apr 29, 2020 04:43

    Terapi plasma darah dari penyintas Corona (COVID-19) guna mengobati pasien positif Corona tengah diuji coba di sejumlah negara termasuk Indonesia. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan uji coba plasma darah di Indonesia sudah sudah berlangsung dua minggu.