Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

kesepakatan nuklir

  • Perundingan Pencabutan Sanksi Nuklir Iran di Wina Dimulai Kembali

    Perundingan Pencabutan Sanksi Nuklir Iran di Wina Dimulai Kembali

    Feb 09, 2022 16:23

    Perundingan Wina putaran ke-8 antara Iran dan Kelompok 4+1 yaitu Jerman, Prancis, Inggris, Rusia dan Cina, ditambah perwakilan Uni Eropa, sudah dimulai kembali.

  • Israel Mengaku Cemas Perundingan Nuklir Iran di Wina Capai Hasil

    Israel Mengaku Cemas Perundingan Nuklir Iran di Wina Capai Hasil

    Feb 07, 2022 16:16

    Perdana Menteri rezim Zionis Israel dalam rapat kabinet rezim itu mengatakan, Tel Aviv mengamati dari dekat Perundingan Wina.

  • Rusia: Penetapan Batas Waktu Perundingan Nuklir Iran, Sia-Sia

    Rusia: Penetapan Batas Waktu Perundingan Nuklir Iran, Sia-Sia

    Feb 07, 2022 16:02

    Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia menganggap upaya negara-negara Barat untuk menetapkan batas waktu penyempurnaan Perundingan Wina sia-sia. Menurutnya, selama Perundingan Wina berlangsung dicapai sejumlah kemajuan.

  • Shamkhani: Kesepakatan Baik harus Dibarengi Pencabutan Sanksi

    Shamkhani: Kesepakatan Baik harus Dibarengi Pencabutan Sanksi

    Feb 07, 2022 11:35

    Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran mengatakan, landasan kesepakatan yang baik adalah penghapusan tekanan maksimum dan pencabutan semua sanksi.

  • Abdollahian: Kami Tak Ingin Kesepakatan Sementara dan Terbatas

    Abdollahian: Kami Tak Ingin Kesepakatan Sementara dan Terbatas

    Feb 06, 2022 14:09

    Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, tidak ada inisiatif serius dan perlu diperhatikan dari pihak Amerika Serikat untuk pencabutan sanksi dan kembali ke kesepakatan nuklir JCPOA.

  • Iran Tuntut Jaminan di Semua Level Politik, Hukum dan Ekonomi

    Iran Tuntut Jaminan di Semua Level Politik, Hukum dan Ekonomi

    Feb 05, 2022 17:15

    Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Tehran menuntut jaminan di seluruh level politik, hukum dan ekonomi, dan di semua bidang itu sudah dicapai kesepakatan.

  • Pengakuan AS atas Gagalnya Tekanan Maksimum terhadap Iran

    Pengakuan AS atas Gagalnya Tekanan Maksimum terhadap Iran

    Feb 02, 2022 16:32

    Senator Amerika Serikat Chris Murphy mengakui bahwa sanksi-sanksi tekanan maksimum AS terhadap Iran, sama sekali tidak membuahkan hasil apa pun bagi Washington, dan tidak efektif. Murphy hari Selasa (1/2/2022) di akun Twitter menulis, "AS tidak mendapatkan apa pun dari sanksi tekanan maksimum Donald Trump atas Iran."

  • Amerika Tinjauan dari Dalam, 29 Januari 2022

    Amerika Tinjauan dari Dalam, 29 Januari 2022

    Jan 29, 2022 10:16

    Perkembangan di AS pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya; Jubir Deplu AS: Tekanan Maksimum atas Iran, Kegagalan Memalukan.

  • Abdollahian: Perundingan Langsung Iran-AS Tak Pernah Terjadi

    Abdollahian: Perundingan Langsung Iran-AS Tak Pernah Terjadi

    Jan 28, 2022 18:03

    Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, perundingan langsung Iran dengan Amerika Serikat, tidak pernah berlangsung.

  • Gedung Putih Mengakui Kesalahan Strategis dengan Keluar dari JCPOA

    Gedung Putih Mengakui Kesalahan Strategis dengan Keluar dari JCPOA

    Jan 18, 2022 05:23

    Dua tahun sembilan bulan setelah penarikan diri ilegal AS dari kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan penerapan tekanan paling kuat terhadap Iran, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengakui dalam sebuah wawancara pada hari Minggu (16/01/2022) bahwa Washington sedang membayar kesalahan yang mendatangkan bencana dari pemerintahan AS sebelumnya terkait JCPOA.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Dari

    Dari "Perang Kognitif" ke "Aliansi Media": Inisiatif Iran untuk Membentuk Suara Bersama di SCO

    4 hours ago
  • "MoU Islamabad Deklarasi Kekalahan AS": Ghalibaf di PUIC

  • Pezeshkian: Persatuan Negara Islam Cara Paling Efektif Hadapi Konspirasi Pemecah Belah

  • Dari Kebijakan Eksekutif ke Hukum: Senat AS Ambil Langkah Batasi "Perang Tanpa Izin" Trump

  • "Mereka Tidak Pernah Melupakan #168": Tim Melli Rilis Corner Flag Mengenang Syuhada Minab

Pilihan Editor
  • Tel Aviv Khawatir: Migrasi Balik dari Wilayah Pendudukan Meningkat Tajam

    Tel Aviv Khawatir: Migrasi Balik dari Wilayah Pendudukan Meningkat Tajam

    7 hours ago
  • Kendaraan Taktis Aras 2: Peningkatan Efektif Kemampuan Taktis Angkatan Bersenjata

    Kendaraan Taktis Aras 2: Peningkatan Efektif Kemampuan Taktis Angkatan Bersenjata

    7 hours ago
  • "Kami yang Punya, Kami yang Atur": Iran-Oman Sepakati Tata Kelola Baru Selat Hormuz

    8 hours ago
Terpopuler
  • Dari Medan Perang ke Laboratorium: Iran Jadikan Sains "Perisai" untuk Hadapi Ancaman AS

  • Sanders: Pemerintah Rasis Israel tidak Layak Dukungan AS

  • Lieberman: 3 Faktor Iran Unggul di Swiss

  • Malley: Trump Akhirnya Menyerah, Beri Konsesi Ekonomi untuk Iran

  • "Kami Ditinggal Sendiri": Kepanikan Media Israel Pasca MoU Iran-AS

  • "Hormuz Tak Kembali ke Sebelum Perang": Ghalibaf Tegaskan Iran Akan Kelola dengan Aturan Baru

  • Media AS: Ketakutan Trump akan "Bencana Ekonomi" Dorongnya ke Kesepakatan dengan Iran

  • Kendaraan Aras-1; Alat Efektif untuk Meningkatkan Mobilitas Taktis Pasukan Militer

  • Mengapa Gelombang Anti-Israel Semakin Meluas di Amerika?

  • Dari MoU ke Pertanggungjawaban: Iran Tegaskan AS Harus "Bayar" untuk Tindakan Israel

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss