Rusia: Penetapan Batas Waktu Perundingan Nuklir Iran, Sia-Sia
Feb 07, 2022 19:32 Asia/Jakarta
-
Vladimir Ermakov, Rusia
Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia menganggap upaya negara-negara Barat untuk menetapkan batas waktu penyempurnaan Perundingan Wina sia-sia. Menurutnya, selama Perundingan Wina berlangsung dicapai sejumlah kemajuan.
Vladimir Ermakov, Kepala Departemen Kontrol dan Pelarangan Penyebaran Senjata di Kemenlu Rusia, Senin (7/2/2022) mengumumkan, Rusia percaya bahwa langkah Barat untuk mempercepat proses perundingan kesepakatan nuklir Iran, JCPOA, dan menetapkan batas waktu untuk menyempurnakannya, adalah sia-sia.
Dikutip RIA Novosti, Ermakov menambahkan, "Sejumlah kemajuan dicapai dalam Perundingan Wina, dan kedua pihak tidak sedang mempersiapkan skenario-skenario keamanan jika perundingan gagal."
"Sangat penting bagi para peserta perundingan di Wina untuk bersatu meraih tujuan bersama, dan bekerja keras untuk mencapai hasil yang positif. Meski serangan terus dilakukan oleh para penentang 'kesepakatan nuklir' dan kekacauan terus terjadi di kawasan, namun sejumlah kemajuan berhasil dicapai di Wina," paparnya.
Menurut Ermakov, tujuan Perundingan Wina adalah menghidupkan kembali secara penuh JCPOA berdasarkan sejumlah syarat dan parameter yang disepakati tahun 2015, dan tidak ada seorang pun di Wina yang berusaha mencari skenario potensial untuk mengantisipasi jika kerja keras multilateral dalam menghidupkan JCPOA gagal. (HS)
Tags