Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

korban meninggal

  • Yayasan Syuhada dan Urusan Veteran: 3.117 orang gugur dan meninggal dalam serangan teroris baru-baru ini di Iran

    Yayasan Syuhada dan Urusan Veteran: 3.117 orang gugur dan meninggal dalam serangan teroris baru-baru ini di Iran

    Jan 22, 2026 17:59

    Pars Today – Yayasan Syuhada dan Urusan Veteran Republik Islam Iran mengumumkan bahwa jumlah syuhada dan korban meninggal dunia dalam insiden-insiden teror terbaru di Iran mencapai 3.117 orang.

  • 7 Orang Meninggal akibat Tanah Longsor di Indonesia

    7 Orang Meninggal akibat Tanah Longsor di Indonesia

    Jan 24, 2026 13:47

    Pars Today – Hujan deras di Indonesia telah menyebabkan tanah longsor di sejumlah wilayah negara ini. Akibat peristiwa tersebut, hingga kini 7 orang dilaporkan meninggal dunia dan 82 orang lainnya dinyatakan hilang.

  • 377 Warga Gaza Gugur Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel

    377 Warga Gaza Gugur Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel

    Des 10, 2025 06:57

    Pars Today - Menurut statistik dari pusat dan lembaga resmi Gaza, 377 orang telah tewas akibat pelanggaran gencatan senjata Israel sejak perjanjian dimulai pada 11 Oktober.

  • PBB: Penyeberangan Rafah Harus Dibuka Kembali Sepenuhnya

    PBB: Penyeberangan Rafah Harus Dibuka Kembali Sepenuhnya

    Des 04, 2025 10:18

    Pars Today - Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB mengatakan bahwa serangan rezim Zionis Israel di Jalur Gaza, meskipun ada gencatan senjata, menyebabkan lebih banyak korban jiwa dan pengungsian warga Palestina.

  • Jerman Prihatin atas Meningkatnya Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza

    Jerman Prihatin atas Meningkatnya Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza

    Des 04, 2025 09:56

    Pars Today - Jerman menyatakan keprihatinan atas serangan rezim Zionis Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza dan meningkatnya jumlah korban jiwa dan luka meskipun telah terjadi gencatan senjata di Jalur Gaza.

  • Korban Syahid di Gaza Lampaui 70.000 / Serangan Israel terus Berlanjut meski ada Gencatan Senjata

    Korban Syahid di Gaza Lampaui 70.000 / Serangan Israel terus Berlanjut meski ada Gencatan Senjata

    Nov 30, 2025 15:01

    Pars Today – Setelah gencatan senjata kembali dilanggar oleh rezim Israel, jumlah korban jiwa dalam perang di Gaza telah melampaui 70 ribu orang.

  • Serangan Rezim Zionis ke Rif Damaskus Menyebabkan 2 Korban Jiwa

    Serangan Rezim Zionis ke Rif Damaskus Menyebabkan 2 Korban Jiwa

    Nov 28, 2025 07:22

    Pars Today - Sebuah media yang berafiliasi dengan Pemerintah Sementara Suriah melaporkan bahwa akibat serangan rezim Zionis terhadap kota kecil Beit Jinn di Rif Damaskus, dua orang tewas.

  • PBB Nyatakan Keprihatinan atas Meningkatnya Serangan Zionis di Gaza

    PBB Nyatakan Keprihatinan atas Meningkatnya Serangan Zionis di Gaza

    Okt 21, 2025 08:39

    Pars Today - Juru bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan kekhawatirannya tentang meningkatnya serangan Israel terhadap gedung-gedung tinggi di Gaza, yang akan menyebabkan lebih banyak korban.

  • Dari Krisis Rehabilitasi Psikologis Tentara Zionis hingga Korban Tewas Terbaru

    Dari Krisis Rehabilitasi Psikologis Tentara Zionis hingga Korban Tewas Terbaru

    Okt 02, 2025 09:31

    Pars Today - Sebuah media Zionis mengakui bahwa sebagian besar tentara Israel membutuhkan rehabilitasi psikologis.

  • 69 Orang Tewas akibat Gempa Bumi di Filipina

    69 Orang Tewas akibat Gempa Bumi di Filipina

    Okt 01, 2025 15:16

    Pars Today-Reuters melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter yang mematikan di Filipina telah mencapai 69 orang.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Hasil Perang Iran: AS Melemah, Iran Kian Perkasa—Senator AS Akui Kekalahan Trump

    Hasil Perang Iran: AS Melemah, Iran Kian Perkasa—Senator AS Akui Kekalahan Trump

    2 hours ago
  • Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

  • Krisis Amputasi Gaza: 8.000 Orang Kehilangan Anggota Tubuh Akibat Perang

  • Chris Murphy: Trump Kalah, AS Tumbang, Iran Makin Perkasa di Akhir Perang

  • Small Wars Journal: Kekuatan Udara AS Terjebak dalam Strategi 'Mosaic Defense' Iran

Pilihan Editor
  • Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    3 hours ago
  • Euro Jebol di Musim Panas

    Euro Jebol di Musim Panas

    8 hours ago
  • Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    8 hours ago
Terpopuler
  • Dua Sisi Arab Saudi Diserang; 'Pakta Makkah' Hanya Bertahan Dua Hari?

  • Penjualan Besar-besaran Rudal Patriot kepada Negara-Negara Arab di Teluk Persia

  • 2.400 Rudal Patriot dalam 38 Hari; Krisis Paling Mematikan di Riyadh

  • Presiden Iran: Dengan Teknologi Baru, Iran Bisa Lepas dari Ketergantungan Minyak dan Sanksi

  • Pasukan Reaksi Cepat dan Pasukan Khusus AD Artesh: Garda Terdepan Keamanan Perbatasan Iran

  • Bantuan Obat-obatan dari 11 Negara untuk Iran di Masa Perang

  • Yahya Saree: Operasi Khusus di Al-Mokha—Puluhan Pasukan Saudi Tewas dan Terluka

  • Operasi terbaru Militer Yaman; Kilang Aramco di Jizan Jadi Target

  • Perlawanan Baru di Suriah Selatan Menarget Posisi Militer Israel

  • Parlemen Turki: Perjanjian Aliansi dengan Saudi-Pakistan Adalah Langkah Gila—Turki Akan Jadi 'Penjaga Bayaran'!

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss