• Lembaga Pengelola Jalur Pelayaran Teluk Persia: Selat Hormuz Masih Ditutup

    Lembaga Pengelola Jalur Pelayaran Teluk Persia: Selat Hormuz Masih Ditutup

    Aug 13, 2026 14:33

    Akun virtual lembaga pengelola jalur pelayaran Teluk Persia menulis dalam sebuah pesan: “Selat Hormuz masih ditutup hingga pihak Amerika menerima persyaratan Iran.”

  • Klaim Minyak AS Bentrok dengan Data Kapal di Hormuz

    Klaim Minyak AS Bentrok dengan Data Kapal di Hormuz

    Aug 13, 2026 12:36

    Pars Today - Sementara Menteri Energi Amerika Serikat mengklaim aliran minyak dari Teluk Persia telah kembali normal dan lebih dari 20 juta barel minyak keluar dari kawasan itu hanya dalam satu hari, data dari perusahaan pelacak kapal Kpler pada awal pekan ini justru menunjukkan bahwa lalu lintas kapal di Selat Hormuz terus menurun.

  • Iran: Selat Hormuz Tetap Tertutup dan Sepenuhnya di Bawah Pengawasan Iran

    Iran: Selat Hormuz Tetap Tertutup dan Sepenuhnya di Bawah Pengawasan Iran

    Aug 13, 2026 19:31

    Pars Today – Seorang pejabat politik dan keamanan Iran dalam wawancara pers mengumumkan bahwa Selat Hormuz masih tetap tertutup dan Iran tidak membuat perubahan apa pun dalam kebijakannya di jalur perairan ini.

  • Mediasi Qatar: Negosiasi Iran-Oman soal Hormuz Capai Titik Krusial

    Mediasi Qatar: Negosiasi Iran-Oman soal Hormuz Capai Titik Krusial

    Aug 11, 2026 20:03

    Pars Today - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa negosiasi antara Republik Islam Iran dan Kesultanan Oman tentang Selat Hormuz masih berlanjut.

  • Tehran Menentukan, Washington Menunggu

    Tehran Menentukan, Washington Menunggu

    Aug 11, 2026 11:27

    Pars Today - Sebuah media Inggris menggambarkan kebijakan luar negeri pemerintahan AS terhadap Iran sebagai "pertunjukan dan gertakan" yang lahir dari "khayalan", dan menulis, "Barack Obama menghabiskan 20 bulan untuk mencapai kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran, sementara Donald Trump yang berharap dapat mendiktekan syarat-syaratnya kepada Tehran melalui perang singkat, kini bahkan tidak mendekati pengulangan kesepakatan itu."

  • Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

    Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

    Aug 10, 2026 20:21

    Pars Today - Wakil ketua Parlemen Iran, seraya menekankan bahwa Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang, mengatakan: Hari ini, musuh Amerika-Zionis secara praktis telah memahami dengan pukulan keras angkatan bersenjata Iran bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz tidak memiliki solusi militer dan harus menerima tatanan baru di kawasan.

  • Dampak Ketidakpastian di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik

    Dampak Ketidakpastian di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik

    Aug 10, 2026 12:03

    Reuters melaporkan pada Senin dini hari bahwa harga minyak dunia kembali meningkat seiring berlanjutnya ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

  • Jubir Artesh Iran: Tatanan Iran yang Berlaku di Selat Hormuz

    Jubir Artesh Iran: Tatanan Iran yang Berlaku di Selat Hormuz

    Aug 09, 2026 12:29

    Juru bicara Artesh atau pasukan reguler Iran menegaskan bahwa tatanan Iran yang berlaku di Selat Hormuz tidak dapat dibalikkan, dan mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak punya pilihan selain menerima situasi yang ada. Jika tidak, Amerika akan menanggung biaya yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

  • Juru Bicara IRGC: Pembukaan Selat Hormuz Bergantung pada Penerimaan Syarat Iran

    Juru Bicara IRGC: Pembukaan Selat Hormuz Bergantung pada Penerimaan Syarat Iran

    Aug 09, 2026 11:16

    Hossein Mohebbi menyatakan bahwa pembukaan Selat Hormuz tidak berkaitan dengan perundingan Iran dan Oman.

  • Perang di Hormuz; Mengingatkan Kita pada Fakta Pahit: Dunia Masih Butuh Minyak

    Perang di Hormuz; Mengingatkan Kita pada Fakta Pahit: Dunia Masih Butuh Minyak

    Aug 09, 2026 11:02

    Pars Today - Sebuah media yang berbasis di Bangladesh dalam sebuah laporan menulis bahwa kelanjutan krisis di Selat Hormuz dan Bab al-Mandab menunjukkan bahwa dunia masih belum memiliki pengganti yang cepat dan praktis untuk minyak dan gas yang melimpah dan murah dari Timur Tengah. Semakin lama perang di kawasan ini berlangsung, semakin besar biayanya bagi ekonomi-ekonomi pengimpor energi.