Partai Kuwait: AS Sedang Perluas Bentrokan Mazhab di Irak
Ketua Partai Umma, Kuwait mengatakan, Amerika Serikat sedang berusaha memperluas bentrokan-bentrokan antarmazhab di Irak.
Situs berita Al Khaleej Affairs (28/5) melaporkan, Hakim Al Mutairi, Ketua Partai Umma, Kuwait, Sabtu (28/5) menuturkan, kubu adidaya dunia dan kawasan sedang mempersiapkan pendudukan atas negara-negara Arab dengan memblokade masyarakatnya dan mengkonfrontasikan kelompok-kelompok mazhab.
Ketua Partai Umma menambahkan, Amerika dan negara-negara Barat selama masih bisa mengadu domba kelompok-kelompok mazhab dan teroris untuk menggantikan perannya membunuh masyarakat dan meraih tujuannya, maka mereka tidak perlu menduduki kawasan secara langsung.
Al Mutairi menjelaskan, Amerika dan Arab Saudi serta beberapa negara Arab Teluk Persia, dengan dukungan dana dan militer kepada para teroris, telah membuka celah bagi pendudukan atas negara-negara kawasan.
Ia juga menyinggung operasi besar militer Irak di kota Fallujah, Provinsi Al Anbar, Irak.
"Operasi militer Irak di Fallujah, adalah perang melawan teroris dan perang melawan pendudukan Amerika. Realitas ini tidak lama lagi akan segera terungkap," pungkasnya. (HS)