Baghdad yang Minta Qassem Soleimani Datang ke Irak
Wakil Ketua Dewan pasukan rakyat Irak menilai kehadiran Komandan Pasukan Qods, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Irak atas permintaan pemerintah Baghdad sendiri.
Abu Mahdi Al Muhandis, kepada Al Sumaria News (29/5) mengatakan, kehadiran para penasihat militer Iran di Irak dibawah pimpinan Mayjen Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds, adalah atas permintaan pemerintahan Baghdad dan persetujuan Haider Al Abadi, Panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Irak.
Statemen Wakil Ketua Dewan pasukan rakyat Irak itu disampaikan menyusul langkah Arab Saudi yang menyebarkan isu kehadiran militer Iran di Irak.
Adel Al Jubeir, Menteri Luar Negeri Saudi, Kamis lalu dalam wawancara dengan stasiun televisi Russia Al Youm, sejalan dengan kebijakan rezim Zionis Israel dan demi kepentingan para teroris di Suriah dan Irak, menuduh Iran mengintervensi urusan dalam negeri Irak.
Hossein Jaberi Ansari, Juru Bicara Kemenlu Iran, Jumat menjawab tuduhan yang dilemparkan Adel Al Jubeir tersebut.
Ia mengatakan, kehadiran para penasihat militer Iran di bawah pimpinan Mayjen Qassem Soleimani atas permintaan pemerintahan sah negara itu dan untuk memerangi para teroris serta ekstremis yang menciptakan instabilitas di Irak dan kawasan. (HS)