Yaman Kecam Kemunafikan Amerika Serikat
-
Kapal tanker Yaman dilarang bersandar di pelabuhan al-Hudaydah karena blokade Saudi-Amerika.
Kepala Dewan Tinggi Politik Yaman mengatakan blokade yang dilakukan oleh Amerika Serikat merupakan kejahatan perang, yang telah menghancurkan kehidupan lebih dari 25 juta orang Yaman.
Mahdi al-Mashat dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/11/2021), menuturkan di masa lalu negara-negara koalisi agresor yang dipimpin oleh AS, berusaha untuk menggagalkan misi mantan utusan khusus PBB dan sekarang mencoba untuk mengulangi hal yang sama.
"PBB harus menekan koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab, terutama AS agar mencabut blokade Yaman dan mengizinkan produk minyak memasuki pelabuhan al-Hudaydah," tambahnya seperti dikutip televisi Almasirah.
Kementerian Luar Negeri Yaman menyatakan pada Senin malam bahwa kemunafikan Washington yang mengaku ingin menciptakan perdamaian di Yaman hanyalah upaya putus asa untuk menyesatkan opini publik Amerika dan negara-negara lain.
"Pernyataan dan posisi sejumlah pejabat AS bersumber dari pendekatan standar ganda, karena mereka mengesankan dirinya ingin mengakhiri perang dan penderitaan rakyat Yaman. Klaim palsu AS hanyalah kedok untuk (menutupi) kejahatan mereka dan terorisme sistematis terhadap Yaman," kata statemen tersebut.
"Bersamaan dengan klaim-klaim itu, pemerintah AS justru mengadopsi kebijakan permusuhan yang menargetkan wilayah dan rakyat Yaman," tegasnya. (RM)