Moqtada Sadr Protes Intervensi Saudi di Irak
Pemimpin kelompok Sadr Irak memprotes sikap Duta Besar Arab Saudi di Baghdad karena terbukti melakukan intervensi atas urusan dalam negeri negara ini.
Stasiun televisi Alalam (19/6) melaporkan, Moqtada Sadr menegaskan penentangannya atas segala bentuk intervensi negara-negara tetangga dalam kasus tahanan di Irak.
Ia menuturkan, Thamer Al Sabhan, Dubes Saudi di Irak tidak punya wewenang untuk mengunjungi penjara pusat Al Nasiriya, Baghdad.
Terkait masalah ini, Kementerian Luar Negeri Irak telah memanggil Thamer Al Sabhan, Dubes Saudi di Baghdad karena statemen-statemen interventifnya.
Baru-baru ini, Dubes Saudi di Irak mengklaim bahwa operasi pembebasan Fallujah dari pendudukan kelompok teroris Daesh adalah upaya merubah demografi masyarakat kota tersebut.
Sejak menjabat sebagai Dubes Saudi di Irak, Thamer Al Sabhan kerap mengeluarkan statemen-statemen dan melakukan tindakan kontroversial.
Sejumlah banyak tokoh politik dan partai Irak menuntut agar Thamer Al Sabhan diusir dari Irak. (HS)