Hizbullah: Kesiapan Front Perlawanan Cegah Invasi Zionis ke Lebanon
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mengatakan bahwa kesiapan perlawanan telah menyebabkan rezim Zionis menahan diri untuk tidak menyerang Lebanon.
Sheikh Naeem Qasim, Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon dalam pidato peringatan 40 tahun berdirinya Hizbullah Senin (21/6/2022) malam mengatakan, "Hizbullah mengejutkan musuh dengan programnya yang akurat dan sistematis menghadapi agresi habis-habisan, dan ini adalah salah satu inisitif pemimpin inspiratif dan luar biasa Syahid Emad Mughniyeh,".
Mengenai aktivitas politik Hizbullah, Sheikh Qassem menegaskan bahwa aktivitas Hizbullah di parlemen dimulai pada tahun 1992, dan gerakan ini mampu mempengaruhi hukum dan melayani daerah yang diwakilinya, tetapi tidak berpartisipasi dalam pemerintahan mana pun hingga tahun 2005.
"Konspirasi dan terorisme AS terhadap Lebanon tidak terbatas pada krisis ekonomi dan sosial di negara ini saja, tetapi juga mencakup korupsi pemerintah yang meluas di semua tingkatan dan sifat sistem sektarian dan suku yang melindungi para koruptor," ujar Sheikh Qassem.
Hizbullah Lebanon secara resmi menyatakan keberadaannya pada tahun 1985. Hizbullah mampu membuktikan dirinya sebagai penjamin kepentingan nasional Lebanon dengan dua kemenangan besar pada tahun 2000 dan 2006.
Rakyat Lebanon memandang Hizbullah sebagai gerakan yang melayani kepentingan nasional Lebanon.(PH)