Kerusuhan Reda, Irak Buka Perbatasan Udara untuk Peziarah Arbain
Kepala Pusat Ziarah Arbain di Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan bahwa perbatasan udara Irak dibuka kembali untuk peziarah Arbain Imam Husein.
Keputusan ini diambil setelah kerusuhan di Irak reda. Kerusuhan terbaru di Irak menyebabkan sedikitnya 30 orang tewas dan 700 orang luka-luka, termasuk 110 orang petugas keamanan negara ini.
Kerusuhan di Irak dimulai pada Senin setelah pernyataan pengunduran diri pemimpin gerakan Sadr, Moqtada Sadr dari kegiatan politik di Irak, dan pendukung gerakan Sadr menyerbu istana presiden di Zona Hijau Baghdad.
Majid Mirahmadi, Kepala Pusat Arbain di Kementerian Dalam Negeri Iran dalam sebuah wawancara dengan televisi nasional negaranya, Selasa (30/8/2022) malam mengatakan, "Setelah kondisi keamanan Irak di Irak pulih, pemerintah Irak telah membuka kembali perbatasannya untuk para peziarah,".
"Jalur penerbangan peziarah melalui udara ke tempat-tempat suci telah dibuka kembali," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Iran Ahmad Vahidi menngungkapkan bahwa prosesi ritual Arbain Imam Husein bergantung pada kondisi keamanan di Irak, dengan menegaskan, "Komunikasi dengan pejabat Irak dalam hal ini sedang berlangsung."(PH)