Operasi Perlawanan Palestina Meningkat di Tepi Barat
Operasi perlawanan Palestina di Tepi Barat semakin meningkat, sehingga dalam 24 jam terakhir, sebanyak empat operasi penembakan dan 12 bentrokan antara tentara dan warga Palestina terjadi di berbagai wilayah Tepi Barat.
Situs berita Palestine Al-Youm hari Jumat (9/9/2022) melaporkan eskalasi operasi perlawanan di berbagai wilayah Tepi Barat, yang menyebabkan seorang pemukim Zionis terluka di selatan Nablus.
Mengkonfirmasi berita ini, juru bicara tentara Zionis mengumumkan adanya laporan yang diterima tentang penembakan malam hari dari mobil Palestina ke mobil Israel di daerah Hawara. Insiden ini mengakibatkan pecahnya jendela mobil Israel dan melukai seorang pemukim Zionis.
Sumber rezim Zionis mengumumkan adanya 21 kasus serangan batu, botol pembakar dan bom rakitan yang dilemparkan ke kendaraan pemukim Zionis di berbagai wilayah Tepi Barat, yang menyebabkan cedera dan kerusakan.
Israel menutup pos pemeriksaan Zatara di selatan Nablus setelah pejuang perlawanan menembak dua mobil pemukim Zionis di Hawara.
Militer Zionis juga menyerang pemukiman di selatan Nablus.
Meningkatnya perjuangan bersenjata kelompok perlawanan Palestina, terutama di dua kota Nablus dan Jenin, yang merupakan legenda perlawanan di Tepi Barat, telah membuat para pemimpin rezim Zionis khawatir melebihi sebelumnya.(PH)