Serangan Militer Turki Rusak Fasilitas Minyak Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i134566-serangan_militer_turki_rusak_fasilitas_minyak_suriah
Menteri Perminyakan dan Pertambangan Suriah mereaksi serangan militer terbaru Turki di wilayah utara negaranya, dengan mengatakan bahw aserangan tersebut menimbulkan kerusakan signifikan pada fasilitas minyak Suriah.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Des 01, 2022 11:08 Asia/Jakarta
  • Serangan Militer Turki Rusak Fasilitas Minyak Suriah

Menteri Perminyakan dan Pertambangan Suriah mereaksi serangan militer terbaru Turki di wilayah utara negaranya, dengan mengatakan bahw aserangan tersebut menimbulkan kerusakan signifikan pada fasilitas minyak Suriah.

Tentara Turki telah menduduki daerah utara dan timur laut Suriah selama sekitar tiga tahun dengan dalih memerangi teroris.

Pasukan Turki terus-menerus menargetkan daerah utara provinsi Al-Hasakah, Al-Raqqa serta Aleppo, dan membunuh warag sipil, termasuk perempuan dan anak -anak di daerah ini.

Serangan militer terbaru pasukan Turki juga menghancurkan infrastruktur Suriah seperti: air, listrik, jalan dan instalasi minyak dan gas.

Menteri Perminyakan dan Pertambangan Suriah Bassam Tamah hari Kamis (1/12/2022) mengatakan bahwa serangan pasukan Turki di wilayah utara Suriah mengakibatkan penghentian produksi gas.

Pabrik gas ini menghasilkan 2 ton gas domestik dan sekitar satu juta meter kubik gas alam, yang digunakan oleh pembangkit listrik untuk memproduksi dan memasok listrik provinsi Hasakah.

Menteri Minyak dan Pertambangan Suriah menekankan bahwa fasilitas minyak Suriah juga rusak akibat serangan tersebut dan banyak sumur minyak telah dibakar, yang menyebabkan polusi lingkungan yang signifikan karena ledakan tangki.

Tentara Turki telah mengintensifkan serangan udara dan artileri di Suriah utara sejak Minggu, 20 November lalu.

Presiden Turki Erdogan mengatakan negara itu juga menjalani operasi lahan di wilayah Suriah. Presiden Turki mengatakan Rabu lalu tentang serangan pasukan negaranya di Irak utara dan Suriah yang diklaim  hanyalah permulaan dan operasi darat akan dilakukan pada waktu yang tepat.(PH)