Palestina Tolak Pembagian Waktu dan Tempat Masjid Al-Aqsa
Perwakilan Palestina di PBB menegaskan bahwa bangsa palestina tidak akan pernah menerima pembagian waktu dan tempat Masjid Al-Aqsa yang coba dipaksakan oleh penjajah dan pemukim Zionis.
Masjid Al-Aqsa dikenal sebagai simbol utama identitas Islam dan Palestina di Quds, dan rezim Israel berusaha menghancurkan dengan berbagai cara termasuk melancarkan plot pembagian waktu dan tempat Masjid penting umat Islam itu.
Riyad Mansour, Perwakilan Palestina di PBB hari Rabu (5/4/2023) mengirimkan surat kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk agresi rezim Zionis ke Masjid Al-Aqsa, dan menekankan hak orang-orang Palestina yang sedang beribadah di masjid suci ini.
Mansour menjelaskan bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan garis merah dan hak mutlak bagi umat Islam Palestina untuk menjalankan ibadah di dalamnya.
Tujuan dari agresi berkelanjutan rezim Zionis ke Masjid Al-Aqsa untuk meletakkan dasar pelaksanaan rencana jahat pembagian waktu dan tempat masjid ini antara Muslim dan Yahudi, sehingga mereka akhirnya dapat mengambil kendali penuh atas Masjid Al-Aqsa.(PH)