Hamas: Keamanan Rezim Zionis Rapuh !
Kepala Biro Politik Hamas menyebut pengerahan pasukan rezim Zionis secara nasional untuk memastikan keamanan Pawai Bendera, menunjukkkan keamanan mereka yang rapuh.
Hari ini bertepatan dengan tanggal 28 Iyar dalam kalender Ibrani, rezim Zionis mengadakan pawai bendera setiap tahun.
Sejak kemarin malam, rezim Zionis telah mengubah kota Quds menjadi barak militer dengan tujuan untuk memastikan keamanan para peserta pawai bendera dan telah menempatkan lebih dari 3.000 pasukannya di berbagai wilayah kota.
Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas mengeluarkan pernyataan Kamis (18/5/2023) malam mengenai penyelenggaraan "Pawai Bendera" oleh pemukim Zionis yang digelar dengan pengawalan ketat tentara Israel.
"Pengerahan pasukan rezim Zionis dari utara ke selatan untuk melindungi apa disebut pawai bendera mengekspresikan kerapuhan keamanan mereka, dan bendera Palestina yang berkibar di tanah kami menetapkan identitas patriotik dan pemilik sahnya," ujar Haniyeh.
"Konfrontasi dengan musuh terus berlanjut. Kami akan menyelesaikan perhitungan hanya dengan membebaskan tanah Palestina, terutama Quds," tegasnya.
Menyinggung pawai bendera para pemukim Zionis, Haniyeh menekankan,"Apa yang terjadi sekarang menunjukkan dimensi agama dan kebangsaan dari perang ini. Penutupan kawasan lama Quds menunjukkan ketakutan para pemukim terhadap stabilitasnya di Quds yang mereka duduki,".
Sejumlah pemimpin gerakan Hamas memperingatkan rezim Zionis untuk tidak melakukan kebodohan apapun di Masjid Al-Aqsa.(PH)