Hamas: Palestina Siap Balas Agresi Rezim Zionis di Jenin
Kepala kantor politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menanggapi serangan udara dan darat rezim Zionis di Jenin, dengan menegaskan bahwa rakyat dan perlawanan Palestina akan membalas agresi biadab ini.
Senin pagi ini, jet-jet tempur rezim Zionis menyerang daerah-daerah di kota Jenin dan kamp kota ini, bersama dengan pasukan darat Israel yang mengakibatkan tiga orang Palestina gugur, dan 14 lainnya terluka.
Menurut kantor berita Shahab Palestina, Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas hari Senin (3/7/2023) mengatakan, "Darah yang tumpah di Jenin akan menentukan sifat perlawanan tahap selanjutnya ke segala arah,".
Haniyeh meminta rakyat Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat untuk mendukung perjuangan di Jenin dan membela rakyatnya demi menggagalkan plot musuh.
"Rakyat dan perlawanan Palestina tahu bagaimana menanggapi agresi biadab ini," tegasnya.
Menyusul serangan tentara rezim Zionis terhadap Jenin, media Israel, Kan mengutip pejabat militer rezim Zionis, mengumumkan bahwa operasi melawan Jenin dapat berlangsung berjam-jam hingga sehari penuh, dan tujuan dari operasi ini untuk menghancurkan infrastruktur militer perlawanan Palestina.
Sumber-sumber Ibrani juga melaporkan, bersamaan dengan dimulainya operasi militer Zionis di Jenin, sistem anti-rudal Iron Dome di perbatasan dengan Gaza telah disiagakan.
Pada saat yang sama, Gerakan Perlawanan Islam Palestina juga mengumumkan bahwa invasi militer rezim Zionis di Jenin akan gagal, dan Benjamin Netanyahu, perdana menteri rezim Zionis, dan kabinet ekstremnya adalah penanggung jawab utama atas peristiwa ini.(PH)