Hamas: Rezim Zionis Tidak Mampu Hentikan Perlawanan
Gerakan Hamas mengumumkan bahwa rezim Zionis tidak akan pernah bisa menghentikan perlawanan dengan melanjutkan kebijakan terornya terhadap Palestina.
Pada Minggu malam, tentara Israel membunuh tiga pejuang Palestina dengan menembak langsung ke sebuah mobil Palestina, di kota Jenin yang terletak di Tepi Barat.
Hisham Qassem, salah satu pemimpin gerakan Hamas Senin (7/8/2023) malam menyinggung kelanjutan kebijakan pembunuhan orang-orang Palestina oleh tentara Israel menunjukkan kelanjutan kebijakan rezim Zionis untuk menumpahkan darah rakyat Palestina.
"Rezim Zionis dan institusi keamanannya tidak mampu menghentikan perlawanan dan perluasannya, yang membuat rezim Zionis melakukan kejahatan berdarah untuk mengkompensasi kelemahan dan kegagalannya," ujar Qassem.
Anggota senior Hamas ini menyerukan kelompok perlawanan di wilayah pendudukan dan semua warga Palestina untuk mengintensifkan operasi bersenjata dan menimbulkan lebih banyak kerusakan bagi Israel.
Sayap militer Hamas dalam sebuah pernyataan bahwa rezim Zionis harus mengetahui bahwa darah syuhada akan meningkatkan api perlawanan dan akan menyebabkan berlanjutnya intifada bersenjata Palestina.(PH)