Warga Palestina Gembira Pasca-Penyergapan Perlawanan di Khan Yunis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i188764-warga_palestina_gembira_pasca_penyergapan_perlawanan_di_khan_yunis
Pars Today - Warga Gaza merayakan keberhasilan penyergapan pejuang perlawanan terhadap kelompok bayaran Zionis. Reaksi ini, menurut media Israel, mengguncang narasi Tel Aviv tentang "opsi alternatif" di Gaza dan melucuti senjata perlawanan.
(last modified 2026-04-21T06:26:00+00:00 )
Apr 21, 2026 13:22 Asia/Jakarta
  • Serangan Perlawanan Islam Palestina
    Serangan Perlawanan Islam Palestina

Pars Today - Warga Gaza merayakan keberhasilan penyergapan pejuang perlawanan terhadap kelompok bayaran Zionis. Reaksi ini, menurut media Israel, mengguncang narasi Tel Aviv tentang "opsi alternatif" di Gaza dan melucuti senjata perlawanan.

Kemenangan di Khan Yunis, Kemeriahan di Gaza

Sebuah harian Zionis melaporkan bahwa reaksi luas warga Gaza terhadap penyergapan sukses perlawanan di Khan Yunis serta penargetan kelompok bayaran yang berafiliasi dengan rezim Zionis telah menantang narasi Israel tentang "opsi alternatif" di Gaza dan pelucutan senjata perlawanan. Situasi ini memicu kekhawatiran serius di Tel Aviv.

Harian Ibrani Maariv, sebagaimana dikutip IRNA dalam laporannya, menulis bahwa kalangan politik Israel sangat khawatir dengan reaksi dukungan masyarakat Palestina terhadap adegan pertempuran antara pejuang perlawanan dan sekelompok bayaran yang berafiliasi dengan rezim Zionis di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.

Tarian di Atas Kubu Bayaran Zionis

Maariv menekankan bahwa gambar-gambar yang dirilis tentang kegembiraan dan sambutan masyarakat setelah penargetan milisi bayaran yang didukung rezim Zionis telah menciptakan kekhawatiran serius bagi para pengambil keputusan di Tel Aviv.

Reaksi publik ini, tulis Maariv, dapat secara langsung mempengaruhi proses negosiasi Gaza untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata. Karena ini menunjukkan jurang pemisah yang dalam antara narasi yang coba disampaikan Israel kepada para mediator dan realitas lapangan di dalam Gaza.

Bayaran Zionis: Opsi Alternatif atau Mimpi Buruk?

Tel Aviv berupaya meyakinkan para mediator bahwa kelompok bayaran ini dapat menjadi bagian dari pengaturan Gaza masa depan dan terlibat dalam pemerintahannya. Namun, reaksi terbaru masyarakat telah mempertanyakan klaim ini.

Para pengamat percaya bahwa perkembangan ini dapat membayangi negosiasi Gaza, terutama mengingat sensitivitas masalah pengaturan keamanan dan administrasi di Gaza serta isu kunci "pelucutan senjata perlawanan".

Detail Penyergapan: Roket Yassin Hancurkan Kendaraan Bayaran

Sebelumnya, pasukan perlawanan Palestina di Gaza merilis detail penyergapan di mana mereka menargetkan sekelompok pasukan teroris yang berafiliasi dengan para pendudukan di bawah komando Ghassan Al-Dahini di dekat "Garis Kuning" di timur Khan Yunis.

Dalam video tersebut, terlihat seorang milisi bayaran Israel jatuh tertembak setelah menjadi sasaran langsung pasukan perlawanan. Kemudian, kendaraan para bayaran tersebut dihantam roket Yassin milik perlawanan.

Operasi Intelijen yang Cermat

Perlawanan mengumumkan bahwa mereka telah mengidentifikasi tiga kendaraan milik kelompok yang didukung Israel ini. Para bayaran tersebut, dengan kedok membagikan rokok dan uang, berusaha menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Perlawanan menambahkan bahwa operasi ini menyebabkan kebingungan di antara pasukan bayaran dan memaksa mereka melarikan diri. Pada saat yang sama, pesawat Israel dikerahkan untuk menutupi mundurnya pasukan bayaran tersebut, bahkan menghancurkan kendaraan yang ditinggalkan dengan rudal untuk menyembunyikan "jejak kekalahan".

Warga Gaza merayakan. Bukan karena kebencian, tetapi karena kemenangan kecil atas kelompok bayaran yang didanai asing. Tarian dan selebaran permen di jalan-jalan Khan Yunis adalah pesan yang jelas: tidak ada "opsi alternatif" yang bisa menggantikan perlawanan rakyat.

Israel ingin dunia percaya bahwa ada orang Gaza yang mau bekerja sama dengan pendudukan. Namun ketika warga keluar menyambut kekalahan bayaran Zionis dengan sukacita, narasi itu runtuh dengan sendirinya.

Tentara bayaran mungkin punya uang dan senjata, tetapi mereka tidak memiliki hati rakyat. Dan di Gaza, hati rakyat adalah medan pertempuran yang paling menentukan.

Pesawat Israel bisa menghancurkan kendaraan yang ditinggalkan untuk menyembunyikan bukti kekalahan. Namun mereka tidak bisa menghancurkan rekaman video, tidak bisa membungkam kegembiraan rakyat, dan tidak bisa mengubah kenyataan bahwa perlawanan masih hidup.(sl)