Protes Agresi Zionis di Gaza, Anggota Partai Buruh Inggris Mundur Massal
Belasan anggota Partai Buruh Inggris mengundurkan diri dari jabatannya sebagai protes terhadap penolakan pemimpin partai tersebut terhadap gencatan senjata di Jalur Gaza.
Meskipun baru-baru ini terjadi peningkatan serangan rezim Zionis di Gaza, pemimpin Parti Buruh Inggris tidak mendukung gencatan senjata di wilayah tersebut.
Afrasiab Anwar, Ketua Dewan Kota Burnley bersama 10 anggota Partai Buruh Inggris hari Minggu (5/11/2023) mengumumkan bahwa mereka mengundurkan diri dari keanggotaan partai ini karena posisi ketua Partai Buruh Inggris yang menentang upaya gencatan senjata di Jalur Gaza.
Dalam sebuah pernyataan, para anggota ini menggambarkan kelanjutan keanggotaan mereka di Partai Buruh Inggris sebagai hal yang tidak dapat dipertahankan karena penolakan Keir Starmer, pemimpin partai tersebut yang menentang gencatan senjata di Jalur Gaza.
Di sisi lain, Keir Starmer yang mendapat tekanan internal dari Partai Buruh untuk meminta gencatan senjata di Gaza, mengaku fokusnya adalah menghentikan penderitaan di Gaza dan tidak fokus pada posisi individu anggota partainya.
Dukungan Barat terhadap rezim Zionis menjadi lampu hijau dan izin bagi Israel untuk melanjutkan pembunuhan brutal terhadap warga sipil Palestina, terutama anak-anak dan perempuan.(PH)