Tentara Israel Ketar-Ketir Hadapi Serangan Rudal Hizbullah​
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i157092-tentara_israel_ketar_ketir_hadapi_serangan_rudal_hizbullah
Para pejabat rezim Zionis mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pertempuran di front utara dengan Hizbullah di Lebanon dan menyebut front ini sebagai tantangan besar bagi Israel. ​
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 12, 2023 11:44 Asia/Jakarta
  • Tentara Israel Ketar-Ketir Hadapi Serangan Rudal Hizbullah​

Para pejabat rezim Zionis mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pertempuran di front utara dengan Hizbullah di Lebanon dan menyebut front ini sebagai tantangan besar bagi Israel. ​

Selama beberapa hari terakhir, menyusul kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh rezim Zionis di Jalur Gaza, Hizbullah Lebanon telah menargetkan posisi militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan yang menimbulkan ketakutan di Israel.

Jaringan Al-Mayadeen melaporkan bahwa Juru Bicara Militer Rezim Zionis mengakui dampak rudal anti-tank dan infiltrasi drone Hizbullah ke wilayah udara Israel yang tidak bisa dijegal oleh sistem pertahanan rezim Zionis.

Di sisi lain, Yoaf Gallant, Menteri Perang Rezim Zionis, menyoroti eskalasi situasi di front utara rezim Zionis dan mengklaim bahwa Hizbullah sedang bermain api.

Zohar Palti, salah satu mantan pejabat keamanan rezim Zionis mengungkapkan bahwa Israel sedang melakukan konfrontasi serius di wilayah utara.

Nir Dafouri, Kepala Staf Tentara Rezim Zionis menyatakan bahwa hanya 50 persen kekuatan angkatan udara Israel siaga menghadapi front utara, dan ini sangat penting.

Yisrael Ze'if, Jenderal rezim Zionis, juga mengatakan bahwa perang setiap hari terjadi dalam skala terbatas di front utara.

Menurutnya, Hizbullah menikmati kebebasan bertindak dan melakukan serangan dengan rudal anti-lapis baja dan mortir yang harus segera ditangani dan perang ini harus dibatasi dan kita tidak menginginkan perang rudal.

Kanal 12 rezim Zionis mengumumkan beberapa hari lalu bahwa kekuatan rudal Hizbullah merupakan ancaman besar bagi Israel.(PH)